kabar

Bos Mossad bertemu kepala intelijen Arab Saudi, UEA, dan Mesir

Keempat negara sepaham Turki lebih mengancam ketimbang Iran.

09 Januari 2019 11:29

Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) Yossi Cohen bulan lalu bertemu kepala badan intelijen Aerab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir, seperti dilansir the Middle East Eye kemarin.

Pertemuan ini berlangsung di ibu kota salah satu negara Arab Teluk - kemungkinan Riyadh atau Abu Dhabi. Dalam pertemuan itu, bos intelijen dari keempat negara ini sepakat untuk mengurangi pengaruh Iran dan Turki di Timur Tengah.

Cohen dan koleganya dari ketiga Arab itu juga merumuskan rencana untuk merehabilitasi Presiden Suriah Basyar al-Assad dan mengembalikan negara Syam ini sebagai anggota Liga Arab.

Tidak seperti Mesir, Israel tidak mempunya hubungan diplomatik dengan Arab Saudi dan UEA. Meski begitu, belakangan ini negara Zionis itu menjalin kontak rahasia dengan Saudi dan UEA.

Pada September 2017, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengunjungi Israel dan bertemu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Dalam pertemuan itu, Cohen dan ketiga koleganya sepaham Turki lebih mengancam ketimbang Iran. "Kekuatan Iran rentan. Ancaman sebenarnya datang dari Turki," kata Cohen.

Hubungan Turki dan Iran sejauh ini kian mesra.

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

Trump besok akui Golan wilayah kedaulatan Israel

Israel mencaplok Golan dari Suriah setelah memenangkan Perang Enam Hari pada 1967.

Presenter televisi di Uni Emirat Arab mencium dan meletakkan sandal milik Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid di atas kepalanya. (Screenshot)

Presenter televisi UEA cium sandal putera mahkota Abu Dhabi

Presenter ini kemudian meletakkan sandal itu di atas kepalanya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Putera mahkota Abu Dhabi usulkan bunuh para pemimpin Taliban

Prince kemudian menetap di Abu Dhabi dan dibayar oleh Bin Zayid untuk membentuk pasukan bayaran di UEA, buat menghadapi perlawanan aktivis pro demokrasi.

Dataran Tinggi Golan. (Middle East Eye)

Trump: Amerika harus akui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan

Sejumlah pejabat Amerika bilang pengakuan resmi terhadap Golan sebagai wilayah Israel akan diberikan dalam satu pekan.





comments powered by Disqus