kabar

UNHCR beri status pengungsi buat gadis Arab Saudi pencari suaka

UNHCR merujuk kepada Australia untuk memberikan suaka bagi Rahaf.

09 Januari 2019 15:16

UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa) hari ini memberikan status pengungsi kepada Rahaf Muhammad al-Qunun. 

Departemen Dalam Negeri Australia bilang UNHCR sudah merujuk gadis asal Arab Saudi itu agar mendapat suaka dari Australia. 

"Apa yang penting adalah menyelamatkan dia," kata Phil Robertson, Wakil Direktur Human Rights untuk Asia. "Jadi Australia perlu bertindak cepat untuk mengeluarkan dia dari sini (Thailand)."

Rahaf, 18 tahun, kabur dari keluarganya tengah berlibur di Kuwait pada Sabtu pekan lalu. Dia tadinya ingin mencari suaka ke Australia namun terjebak di Thailand. 

Dia menolak dideportasi lantaran takut dibunuh oleh keluarganya. Apalagi dia sudah murtad.

Rahaf Muhammad al-Qunun, gadis 18 tahun asal Arab Saudi, merayakan dapat suaka dengan menenggak segelas anggur merah dalam penerbangan ke Kanada. (Twitter)

Dapat suaka dari Kanada, gadis murtad asal Arab Saudi rayakan dengan segelas anggur

"Saya berhasil," kata Rahaf melalui Twitter. "Sekarang saya bisa melakukan apa saja saya inginkan."

Rahaf Muhamnad al-Qunun, 18 tahun, gadis asal Arab Saudi kabur dari keluarganya dan ingin meminta suaka ke Australia. (Twitter)

Gadis murtad asal Arab Saudi dapat suaka di Kanada

"Kami akan selalu menegakkan hak asasi manusia dan hak-hak perempuan di seluruh dunia," kata Trudeau.

Kartu pelajar milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis Arab Saudi tengah mencari suaka. (Twitter)

Gadis Arab Saudi minta suaka ke empat negara

Rahaf memilih meminta suaka ke Kanada, Amerika Serikat, Australia, atau Inggris.

Rahaf Muhammad, 18 tahun (berkaus hitam), gadis asal Arab Saudi saat ditemui UNHCR dan aparat berwenang Thailand di Bandar Udara Suvarnabhumi, Bangkok, 7 Januari 2019. (Twitter)

UNHCR beri perlindungan bagi gadis Saudi ingin mencari suaka

Dia mengaku tadinya sangat ketakutan lantaran ayahnya, merupakan pejabat Arab Saudi, sudah tiba di Bangkok.





comments powered by Disqus