kabar

Gadis murtad asal Arab Saudi dapat suaka di Kanada

"Kami akan selalu menegakkan hak asasi manusia dan hak-hak perempuan di seluruh dunia," kata Trudeau.

12 Januari 2019 01:25

Gadis murtad asal Arab Saudi, Rahaf Muhammad al-Qunun, akhirnya mendapatkan suaka di Kanada.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau membenarkan soal pemberian suaka bagi perempuan 18 tahun kabur dari keluarganya itu. "Kami akan selalu menegakkan hak asasi manusia dan hak-hak perempuan di seluruh dunia," katanya kepada wartawan hari ini. "Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengajukan hal itu kepada kami maka kami menerima permohonan suaka Non Al-Qunun."

Pihak imigrasi Thailand bilang Rahaf diterbangkan dari Bangkok kemarin pukul 23:15 waktu setempat menuju Kanada.

Kasus Rahaf menghebohkan dunia setelah dia lari dari keluarga sedang berlibur di Kuwait akhir pekan lalu. Rahaf, anak seorang gubernur di Arab Saudi, terbang dari Kuwait ke Thailand dengan tujuan akhir Australia untuk meminta suaka.

Namun pelariannya tertahan di Bangkok setelah paspornya sempat diambil dan visa dari Australia dibatalkan. UNHCR (Komisi Tinggi PBB Urusan pengungsi) Senin lalu akhirnya memberikan perlindungan dan status pengungsi kepada Rahaf.

Rahaf menolak pulang ke negaranya meski dijemput ayah dan abangnya. Dia yakin bakal dibunuh lantaran orang murtad, sesuai hukum berlaku di Arab Saudi, harus dipancung.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berangkatkan jamaah haji tahun ini

Ini bukan kali pertama, Indonesia tidak mengirim jamaah haji ke Arab Saudi, keputusan serupa berlaku semasa perang, yakni pada 1946-1948.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia kemungkinan batal kirim jamaah haji

Pemerintah Saudi sampai saat ini belum mengumumkan keputusan apakah haji dilaksanakan atau ditiadakan. Namun Saudi masih melarang penerbangan internasional dan umrah hingga waktu belum ditentukan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.881 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 87.142 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.595 orang, termasuk 224 meninggal.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.





comments powered by Disqus