kabar

Dapat suaka dari Kanada, gadis murtad asal Arab Saudi rayakan dengan segelas anggur

"Saya berhasil," kata Rahaf melalui Twitter. "Sekarang saya bisa melakukan apa saja saya inginkan."

12 Januari 2019 14:40

Rahaf Muhammad al-Qunun begitu girang setelah mendapat suaka di Kanada. Dia terbang semalam pukul 23:15 dari Bangkok dan dijadwalkan tiba di negara Amerika Utara itu pada jam sebelas hari ini.

"Saya berhasil," kata Rahaf melalui Twitter. "Sekarang saya bisa melakukan apa saja saya inginkan."

Gadis 18 tahun asal Arab Saudi itu mengunggah fotonya dalam penerbangan ke Kanada. Dia merayakan keberhasilannya memperoleh suaka dengan menenggak segelas anggur merah.

Kasus Rahaf menghebohkan dunia setelah dia lari dari keluarga sedang berlibur di Kuwait akhir pekan lalu. Rahaf, anak seorang gubernur di Arab Saudi, terbang dari Kuwait ke Thailand dengan tujuan akhir Australia untuk meminta suaka.

Namun pelariannya tertahan di Bangkok setelah paspornya sempat diambil dan visa dari Australia dibatalkan. UNHCR (Komisi Tinggi PBB Urusan pengungsi) Senin lalu akhirnya memberikan perlindungan dan status pengungsi kepada Rahaf.

Rahaf menolak pulang ke negaranya meski dijemput ayah dan abangnya. Dia yakin bakal dibunuh lantaran orang murtad, sesuai hukum berlaku di Arab Saudi, harus dipancung.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Mantan Presiden Muhammad Mursi meninggal di ruang sidang

Baru lima menit memberikan keterangan melalui kandang kaca, tempat semua terdakwa berada saat disidang, Mursi pingsan.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Umar al-Basyir didakwa korupsi

Dia berjalan dengan wajah cemberut setelah jaksa membacakan dakwaan.

Dua dan Dalal, kakak adik asal Arab Saudi kabur ke Turki. (Twitter)

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Rute perjalanan sebuah jet pribadi membawa para pejabat Uni Emirat Arab dan Israel pada 17 Januari 2019 terbang langsung dari Abu Dhabi ke Tel Aviv. (Flight Radar 24)

UEA bayar pengusaha untuk mata-matai pemerintahan Trump

Beberapa sumber mengungkapkan Rasyid berada di bawah perintah direktur badan intelijen UEA Ali asy-Syamsi.





comments powered by Disqus