kabar

Pangeran Arab Saudi hadiahkan perdana menteri Pakistan Kalashnikov emas

Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

18 Januari 2019 23:26

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mendapat hadiah istimewa dari seorang pangeran asal Arab Saudi.

Saat melawat ke Pakistan Selasa lalu, Gubernur Provinsi Tabuk Pangeran Fahad bin Sultan bin Abdul Aziz menghadiahkan sebuah Kalashnikov beserta sejumlah peluru terbuat dari emas.

Foto pemberian hadiah itu tersiar luas di media sosial. Tidak ada penjelasan soal berapa nilai Kalashnikov dan peluru-peluru emas ini.  

Banyak pihak menilai pemberian hadiah itu sebagai upaya Arab Saudi untuk menekan Pakistan agar mau menuruti keinginan negara Kabah itu. Selain bertemu Imran, Pangeran Fahad juga bersua para menteri dan pejabat Pakistan.

Kunjungan Pangeran Fahad ini terjadi setelah Imran melawat ke Arab Saudi pada Oktober tahun lalu. Imran berhasil mendapatkan bantuan US$ 3 miliar buat cadangan devisa dan pinjaman US$ 3 miliar untuk impor minyak.

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus