kabar

Saudi raup Rp 1.487 triliun dari hasil kompromi dengan tersangka koruptor

Meski dilepas, mereka dilarang keluar negeri dan harus memakai gelang kaki sebagai alat pengawasan.

31 Januari 2019 13:01

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin menerima laporan akhir dari kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi diketuai oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. 

Komisi antirasuh itu berhasil meraup 400 miliar riyal (Rp 1.487 triliun) dari hasil kompromi dengan 87 tersangka koruptor. Sedangkan 64 tersangka lainnya bakal diadili. 

Angka Rp 1.487 triliun itu dalam bentuk real estate, perusahaan, uang tunai, dan aset-aset lainnya. 

Seorang sumber mengatakan komisi itu akan dibubarkan. 

Komisi ini dibentuk pada 4 November 2017 dan langsung bekerja hari itu pula. Mereka menangkap 201 pangeran, konglomerat, dan pejabat, termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal. 

Secara keseluruhan ada 381 orang diperiksa dan 230 orang dinyatakan tidak bersalah. Mereka yang dibekuk ditahan di Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh. 

Mayoritas dari 201 orang ditahan dibebaskan akhir Januari 2018 dan sisanya saat ini, 64 orang mendekam dalam Penjara Al-Hayir menunggu sidang. 

Sumber Albalad.co dalam lingkungan istana mengungkapkan tersangka koruptor yang mau berkompromi harus menandatangani surat pengakuan bersalah dan bersedia menyerahkan sebagian hartanya. Meski dilepas, mereka dilarang keluar negeri dan harus memakai gelang kaki sebagai alat pengawasan. 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dan CEO SoftBank Group Masayoshi Son usai penandatanganan nota kesepahaman di Kota New York, Amerika Serikat, 27 Maret 2018, buat membangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. (Al-Arabiya/Supplied)

Lima pangeran Arab Saudi masih dilarang ke luar negeri

Bin Salman masih menyekap ibunya, Fahda al-Hathlin, dalam penjara bawah tanah di istana milik abangnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Teka teki nasib Bin Salman

Beragam kebijakan blunder dibikin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman membikin dia tidak pantas menjadi raja Arab Saudi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus