kabar

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

20 Februari 2019 02:20

Hungaria akan membuka kantor dagang memiliki status diplomatik di Yerusalem. 

Pengumuman itu disampaikan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban kemarin, dalam lawatan singkatnya ke Israel. 

"Saya baru saja memberitahu perdana menteri (Benjamin Netanyahu), pemerintah Hungaria memutuskan untuk meresmikan kantor perwakilan dagang akan mempunyai status diplomatik," kata Orban saat jumpa pers bareng Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Hotel King David, Yerusalem, setelah kedua mengadakan peetemuan bilateral. 

Dia berharap rencana pembukaan kantor dagang itu menjadi langkah awal buat meningkatkan hubungan antara warga kedua negara. 

Netanyahu berterima kasih kepada Orban atas keputusan Hungaria untuk membuka kantor dagang di Yerusalem. "Ini adalah sebuah penanda bagi persahabatan kita," ujarnya. "Kantor dagang itu juga menjadi tempat di Yerusalem akan menyambut Anda ketika datang di lain waktu."

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Netanyahu, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini juga mengumumkan pembukaan kantor kebudayaan dan dagang di Yerusalem. Tapi belum jelas apakah memiliki status diplomatik. 

 

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, berpose di gedung Knesset (parlemen Israel) di Yerusalem. (Screengrab)

Netanyahu telepon penggemarnya di Arab Saudi

Muhammad Saud menjadi satu-satunya warga Saudi secara terbuka lewat Twitter menyatakan menyukai Netanyahu dan Israel. Dia mengunjungi Israel pada 2019 bareng lima wartawan dari dua negara Arab lainnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Keluarga kerajaan Saudi berharap Netanyahu terpilih lagi

Netanyahu mengunjungi Saudi untuk pertama kali pada November tahun lalu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Netanyahu berencana barter vaksin Covid-19 dengan hubungan diplomatik

sudah delapan negara berpenduduk mayoritas muslim memiliki hubungan diplomatik dengan Israel setelah Turki pada 1949, Mesir di 1979, dan Yordania pada 1994.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pembangunan masjid hadiah putera mahkota Abu Dhabi buat Jokowi di Solo dimulai

Masjid Syekh Zayid Solo bakal memiliki luas 11.987 meter persegi dengan daya tampung maksimal sepuluh ribu jamaah. Dibangun di atas lahan seluas 2,7 hektare dengan biaya US$ 20 juta dan dijadwalkan rampung paling lambat September tahun depan.

06 Maret 2021

TERSOHOR