kabar

Halal darah sebab Syiah

Ketika mengetahui dia berasal dari Qatif, saya bertanya seraya berbisik, "Apakah Anda Syiah?"

02 Maret 2019 11:25

Keduanya berjalan menuju Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi, setelah turun dari taksi. Seraya melangkah, sang ibu sambil menggandeng putranya, bersalawat untuk Nabi Muhammad dan keluarganya. 

Seorang lelaki tengah menyeruput kopi di sebuah kedai mendengar salawat sang ibu. Dia menghampiri dengan potongan kaca sudah ditangan.

"Apakah Anda Syiah?" tanya sopir taksi berumur 35 tahun itu. "Ya, jawab sang ibu."

Dalam kedipan mata, pria ini langsung merenggut bocah enam tahun dari pegangan ibunya. Dia langsung menggorok leher anak bernama Zakaria al-Jabir itu hingga putus. 

Sang ibu berteriak histeris sampai pingsan. Seorang polisi berusaha menolong terluka, seperti dilansir Saudi Gazette.

Zakaria meninggal dengan cara menggidikkan lantaran sang ibu berpaham Syiah. 

Penganut Syiah di Arab Saudi memang menjadi warga negara kelas dua. Tahun lalu, pasukan pemerintah menghancurkan paksa kawasan bersejarah di Awamiyah, dihuni mayoritas orang Syiah. 

Ketika berumrah Ramadan dua tahun lalu, saya bertemu seorang pria bersama dua putranya di Masjid Nabawi. Ketika mengetahui dia berasal dari Qatif, saya bertanya seraya berbisik, "Apakah Anda Syiah?" 

"Ya, jawabnya. Bagi saya bukan masalah. Dengan ramah, dia mengajak saya berbuka puasa bersama di hotel tempat dia menginap. Saya menolak dengan alasan lebih afdal berbuka puasa di Nabawi. 

Mereka pun beranjak pergi menjelang azan magrib tanpa orang lain tahu kalau mereka berpaham Syiah. 

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Tarawih pertama di Masjid Al-Haram cuma diikuti sekitar 200 jamaah

Salat tarawih di Masjid Al-Haram dan masjid Nabawi dipersingkat menjadi sepuluh rakaat plus witir. Tiap kali tarawih dipimpin dua imam bergantian.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Salat tarawih di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi hanya untuk pengurus dan petugas kebersihan masjid

Salayt tarwih di kedua masjid itu dipersingkat menjadi sepuluh rakaat plus witir dari biasanya 20 rakaat plut tiga rakaat witir.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi tutup Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan

Alhasil, selama bulan puasa diperkirakan mulai Kamis pekan ini, tidak akan ada salat berjamaah lima waktu, salat Jumat, salat tarawih, itikaf, dan buka puasa bersama di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi.

Sebanyak 450 orang bekerja bergiliran saban hari selama 24 jam untuk membersihkan dan mensterilkan Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Semua karpet dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi digulung

Hingga kemarin, terdapat 767 orang terinfeksi Covid-19 di Arab Saudi, termasuk satu yang meninggal di Madinah.





comments powered by Disqus