kabar

Imam besar Al-Azhar sebut praktek poligami sebuah ketidakadilan

Syekh Ahmad bilang mereka yang mengatakan berpoligami dibolehkan adalah pendapat keliru.

03 Maret 2019 16:38

Meski sebagian kaum muslim meyakini praktek poligami adalah sunnah, namun Imam Besar Al-Azhar, Kairo, Syekh Ahmad ath-Thayyib, menyebut hal itu sebagai sebuah ketidakadilan bagi kaum hawa.

"Praktek poligami kerap menimbulkan ketidakadilan untuk perempuan dan anak-anak," kata Syekh Ahmad melalui Twitter Jumat lalu. Dia menambahkan poligami dilakoni sebagian orang Islam menunjukkan mereka kurang memahami Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad.

Dalam dialog Jumatnya di televisi, Syekh Ahmad bilang mereka yang mengatakan berpoligami dibolehkan adalah pendapat keliru. Dia menambahkan seorang lelaki muslim kalau ingin memiliki lebih dari satu istri maka harus mematuhi sejumlah persyaratan dan mesti bisa bertindak adil.

Pernyataan Syekh Ahmad itu memicu perdebatan di media sosial. Al-Azhar kemarin menegaskan Syekh Ahmad tidak menyerukan agar poligami dilarang.

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib di Abu Dhabi, 4 Februari 2019. (WAM)

UEA akan bangun Katedral Santo Fransiskus dan Masjid Imam Ahmad Thayyib

Kedatangan Paus Fransiskus bertepatan dengan lawatan Syekh Ahmad Thayyib.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (kiri) dan Imam Besar Masjid Al-Azhar, Kairo, Syekh Ahmad Muhammad ath-Thayyib. (Times of Israel)

Imam besar Al-Azhar bertemu Paus Fransiskus di Abu Dhabi bulan depan

Paus Fransiskus bakal menggelar misa, diperkirakan dihadiri 135 ribu orang.





comments powered by Disqus