kabar

Bersekongkol buat habisi Bin Salman

Saat ini juga ada sekitar seratus anggota keluarga Bani Saud ditahan dalam penjara bawah tanah di istana Bin Salman.

06 Maret 2019 18:55

Ambisi dan arogansi telah membuat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman tidak segan membungkam para pembangkangnya. Pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi - getol mengkritik beragam kebijakannya - salah satu contohnya.

Turki, CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat), dan Senat Amerika meyakini Bin Salman telah memerintahkan tim beranggotakan 15 personel Saudi buat menghabisi Khashoggi, wartawan Saudi menetap di Amerika sejak 2017. Tujuh anggota tim merupakan pengawal Bin Salman.

Alhasil, wajar saja Bin Salman banyak musuh, termasuk di dalam keluarga Bani Saud sendiri. Semua kekuasaan di negara kabah itu kini terpusat di tangan Bin Salman. Lelaki 34 tahun ini juga menjabat menteri pertahanan, ketua Dewan Ekonomi dan Pembangunan, ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, ketua Dewan Tertinggi Saudi Aramco.

Seorang sumber Albalad.co dalam lingkungan istana hari ini bilang Bin Salman telah membentuk pasukan baru diberi nama Pasukan Intervensi Cepat. Pasukan elite ini bertugas menjaga keamanan pribadi Bin Salman dari orang-orang berusaha memberontak baik dari dalam keluarganya atau orang lain.

Setidaknya ada tiga usaha buat menghabisi Bin Salman. Pada Agustus 2017, anak dari mangtan Putera Mahkota Muqrin bin Abdul Aziz menembak Bin Salman, namun anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz itu hanya luka ringan di tangan kiri.

Pada April tahun lalu, terjadi upaya kudeta di istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh. Raja Salman dan putera mahkota langsung dievakuasi ke bunker di pangkalan militer.

Sumber Albalad.co lainnya mengungkapkan Bin Salman cedera parah dalam serangan untuk menggulingkan Raja Salman dan putera mahkota. "Sebagai samaran, Bin Salman menjalani perawatan selama sebulan di kapal pesiarnya sambil berlayar di Laut Merah," katanya.

Rencana pembunuhan terhadap Bin Salman juga dibikin oleh Pangeran Bandar bin Salman. Dia menjanjikan hadiah sepuluh juta riyal kepada seorang pengawal istana buat melenyapkan Bin Salman.

Bin Salman sudah memenjarakan Pangeran Bandar. "Saat ini juga ada sekitar seratus anggota keluarga Bani Saud ditahan dalam penjara bawah tanah di istana Bin Salman," ujar sumber itu.  

Hingga kini Bin Salman masih hidup, tapi dia sadar musuh selalu mengintai dirinya. Karena itulah dalam sebuah wawancara dia pernah mengatakan, "Hanya kematian bisa menghentikan saya."

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi penjarakan imam Masjid Al-Haram di Jeddah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan dan dua lagi dilarang berdakwah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

19 April 2019

TERSOHOR