kabar

Konglomerat Yahudi tewas saat operasi pembesaran penis

Laniado empat tahun lalu menjual berlian termahal di dunia.

08 Maret 2019 12:50

Seorang konglomerat Yahudi Sabtu pekan lalu saat sedang menjalani operasi pembesaran penis. 

Pedagang berlian bernama Ehud Arye Laniado ini terkena serangan jantung ketika sebuah zat kimia disuntikkan ke dalam penisnya. Operasi itu berlangsung di sebuah klinik swasta di Prancis.

Lelaki 65 tahun berpaspor Belgia dan Israel itu sudah berbisnis berlian selama empat dasawarsa. Laniado memiliki perusahaan Omega Diamonds, berkantor di Antwerp, Belgia. Dia juga mempunyai Mercury Diamond, perusahaan konsultan harga berlian.

Pada 2015, Laniado menjual berlian termahal sejagat, disebut the Blue Moon of Josephine, kepada Joseph Lau Luen Hung, taipan Hong Kong, seharga US$ 48,4 juta. 

Melalui keterangan tertulis, Omega Diamonds membenarkan Laniado sudah meninggal. "Ehud akan diterbangkan ke Israel untuk dikuburkan di sana."

Laniado sejatinya bakal diadili pada 14 Maret di Belgia atas dakwaan menghindari pajak.

 

 

 

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus