kabar

Perempuan Arab Saudi pergi berbelanja tanpa berjilbab dan berabaya

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang berabaya tidak wajib bagi kaum hawa Saudi.

10 Maret 2019 17:53

Seorang perempuan Arab Saudi memicu kehebohan setelah pergi berbelanja tanpa berjilbab dan berabaya.

Perempuan itu mengenakan kaus berlengan panjang dan celana panjang hitam. Dia juga membawa tas punggung.

Perempuan ini mengunggah videonya itu di Twitter dan langsung tersebar luas. Dia bilang nekat tidak berabaya dan berjilbab di muka umum karena penyanyi Libanon Najwa Karam dan perempuan asing ketika di Arab Saudi juga tidak berabaya.

"Saya pergi berbelanja di Arab Saudi tanpa mengenakan abaya," kata perempuan itu melalui Twitter. "Kalau Najwa Karam dan perempuan asing bisa melakukan itu di Saudi, kenapa saya tidak boleh."

Namun dia tidak menyebutkan di kota mana dan kapan dia berbelanja tanpa berabaya dan berjilbab.

Kampanye anti abaya muncul di Internet pada November tahun lalu. Sekelompok perempuan Arab Saudi berbaya dengan kancing terbuka dengan dalaman kaus atau kemeja.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang berabaya tidak wajib bagi kaum hawa Saudi, yang penting berpakaian sopan dan menutup aurat.

Presenter televisi di Uni Emirat Arab mencium dan meletakkan sandal milik Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid di atas kepalanya. (Screenshot)

Presenter televisi UEA cium sandal putera mahkota Abu Dhabi

Presenter ini kemudian meletakkan sandal itu di atas kepalanya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Putera mahkota Abu Dhabi usulkan bunuh para pemimpin Taliban

Prince kemudian menetap di Abu Dhabi dan dibayar oleh Bin Zayid untuk membentuk pasukan bayaran di UEA, buat menghadapi perlawanan aktivis pro demokrasi.

Salinan paspor milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis pencari suaka asal Arab Saudi. (Twitter)

UNHCR beri status pengungsi buat gadis Arab Saudi pencari suaka

UNHCR merujuk kepada Australia untuk memberikan suaka bagi Rahaf.

Kartu pelajar milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis Arab Saudi tengah mencari suaka. (Twitter)

Gadis Arab Saudi minta suaka ke empat negara

Rahaf memilih meminta suaka ke Kanada, Amerika Serikat, Australia, atau Inggris.





comments powered by Disqus