kabar

Arab Saudi penjarakan imam Masjid Al-Haram di Jeddah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan dan dua lagi dilarang berdakwah.

19 Maret 2019 07:00

Arab Saudi telah menahan imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dalam Penjara Dhahban di Kota Jeddah.

"Kami telah mendapatkan konfirmasi imam Masjid Al-Haram Syekh saleh at-Talib saat ini ditahan di Penjara Dhahban," kata Prisoners of Conscience hari ini. "Dia berada dan kondisi sulit terutama dia dibatasi untuk mengontak keluarganya atau mendapat kunjungan kerabat."

Prisoners of Conscience adalah lembaga pemantau hak asasi tahanan di Arab Saudi.

Arab Saudi menangkap Syekh Saleh pada Agustus tahun lalu tanpa tuduhan jelas. Sebulan kemudian, satu lagi imam Masjid Al-Haram juga dibekuk, yakni Syekh Bandar Abdul Aziz Balila.

Dua imam Masjid Al-Haram lainnya, Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi dan Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi, dilarang berdakwah.

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangkat menjadi putera mahkota, Arab saudi sudah menangkap lusinan ulama, wartawan, aktivis, dan akademisi sudah ditahan semena-mena tanpa proses peradilan. Mereka dianggap menolak kebijakan penguasa.

Pengadilan pidana khusus menggelar sidang secara rahasia telah menuntut hukuman mati terhadap tiga ulama tersohor Arab Saudi, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Penjara Dhahban di Kota Jeddah merupakan penjara superketat dengan kapasitas 7.500 tahanan. Bangunan ini didirikan pada 2005. Penjara ini khusus bagi tahanan politik dan teroris.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ribuan jangkrik serbu Masjid Nabawi

Lebih dari 150 petugas kebersihan telah diterjunkan untuk menyemprotkan pestisida dan mengumpulkan jangkrik-jangkrik mati.

19 April 2019

TERSOHOR