kabar

Argentina tangkap dua warga Iran berpaspor palsu Israel

Beberapa hari sebelum pelaksanaan pertemuan G-20 tahun lalu, dua pria Iran ditangkap setelah memasuki Argentina melalui Bolivia memakai paspor palsu.

20 Maret 2019 09:42

Argentina Sabtu pagi pekan lalu menangkap dua warga Iran berpaspor palsu Israel. Keduanya diekuk di Ibu Kota Buenos Aires.

Kedua warga negara Mullah itu memasuki Argentina Selasa minggu lalu, seperti dilansir La Nacion dan Clarin.

Mereka adalah lelaki bernama Sajjad Naserani (27 tahun) mengklaim sebagai fotografer, dan perempuan bernama Mahsoreh Sabzali (31 tahun) mengaku sebagai insinyur dan arsitek.

Paspor palsu digunakan Naserani dan Sabzali benar-benar amatir, banyak kesalahan ketik dalam bahasa Ibrani. Dalam paspor palsu Israel itu, Sabzali memakai nama Toledano Rivka, sedangkan Naserani menggunakan nama Toledano Netanel.

Polisi menyisir sebuah area seluas 40 blok sebelum menemukan dan menangkap keduanya dalam sebuah hotel apartemen di kawasan Abasto.

Kedua tersangka mengaku kepada polisi, mereka terbang ke Yunani melalui Turki. Dari sana, perjalanan dilanjutkan ke Spanyol, di sanalah mereka memperoleh paspor palsu Israel. Dengan dokumen itulah, Naserani dan Sabzali mendarat di Bandar Udara Internasional ezeiza pada Selasa pekan lalu.

Interpol memastikan paspor dipakai kedua warga Iran itu bukan milik warga Israel. Menurut pihak berwenang di Israel, seperti dilaporkan Clarin, nomor identitas dalam kedua paspor ini kepunyaan warga Israel berdarah Prancis.

Ini bukan kali pertama warga Iran memasuki Argentina dengan menyamar. Beberapa hari sebelum pelaksanaan pertemuan G-20 tahun lalu, dua pria Iran ditangkap setelah memasuki Argentina melalui Bolivia memakai paspor palsu. Polisi menyita sebuah senjata mini, kartu identitas rahasia berbahasa Arab, dan satu bendera Hizbullah.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran naik jadi 18 orang

Versi pemerintah hari ini naik menjadi delapan orang mengembuskan napas terakhir.

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

Seorang gadis di Kota Makkah bernyanyi rap di sebuah kedai kopi. Rekaman videonya menuai kritikan dan kecaman. (Screengrab)

Gadis Makkah bernyanyi rap hebohkan Arab Saudi

Banyak orang menilai rekaman video lagu rap itu menistakan status Makkah sebagai kota suci dan tidak menunjukkan kepribadian gadis Makkah.





comments powered by Disqus