kabar

Penari Flamenco di jalanan Riyadh picu kemarahan warga Arab Saudi

"Jujur saja, ini sudah keterlaluan bagi kami," kata seorang pengguna Twitter.

27 Maret 2019 09:56

Rekaman video enam penari Flamenco berpasangan, lelaki dan perempuan, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, tersiar luas di media sosial telah menghebohkan negara Kabah itu.

Video itu diambil oleh seorang pelintas melihat pertunjukan mereka di kawasan Pasar Komputer Olaya di Riyadh. Tidak jelas apakah para penari Flamenco itu sekadar tampil di jalan atau untuk persiapan bagi sebuah festival.

Juga tidak disebutkan apakah para penari Flamenco itu orang Arab Saudi atau mereka rombongan asal Spanyol.

Pastinya, kegiatan mereka di jalanan itu mengundang kontroversi dan memicu kemarahan banyak warga di negeri Dua Kota Suci itu. Maklum saja, tradisi di Arab Saudi mengharuskan kaum hawa berabaya dan berjilbab serba hitam ketika berada di muka umum.

"Jujur saja, ini sudah keterlaluan bagi kami," kata seorang pengguna Twitter.

Sebagian ulama Arab Saudi masih mengharamkan perempuan menyanyi atau berjoget di tempat umum.
"Saya tidak percaya ini terjadi di sini," ujar pengguna Twitter lainnya.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel pada 2 Maret 2021 telah mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel telah disuntik dosis kedua vaksin Covid-19

Diperkirakan 75 persen dari sekitar sembilan juta penduduk Israel sudah divaksinasi Covid-19 akhir bulan ini.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.





comments powered by Disqus