kabar

Arab Saudi kasih rumah dan tunjangan bulanan kepada empat anak Khashoggi

Turki, CIA, dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi.

04 April 2019 15:56

Arab Saudi telah memberikan kompensasi kepada empat anak (dua putra dan dua putri) dari mendiang wartawan Jamal Khashoggi, dibunuh awal Oktober tahun lalu di Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki.

Menurut sejumlah pejabat dan mantan pejabat Arab Saudi, Salah Khashoggi, Abdullah Khashoggi, Nuha Khashoggi, dan Razan Khashoggi masing-masing memperoleh sebuah rumah mewah seharga US$ 4 juta dan tunjangan bulanan lebih dari US$ 10 ribu saban bulan.

Rumah dari pemerintah Saudi ini berlokasi di Kota Jeddah, dekat dengan kediaman Salah saat ini. Selain itu, keempat anak Khashoggi itu masing-masing bakal mendapat uang pengganti darah (diyat) puluhan jutaan dolar Amerika Serikat.

Kesepakatan ini dicapai setengah tahun setelah kematian mengenaskan Khashoggi. Setelah dihabisi satu tim beranggotakan 15 warga Saudi, mayat Khashoggi dimutilasi kemudian dihancurkan.

Pemberian rumah mewah, tunjangan bulanan, dan diyat ini atas perintah dikeluarkan Raja Salman bin Abdul Aziz akhir tahun lalu. Seorang mantan pejabat Saudi menilai ini merupakan bentuk pengakuan ketidakadilan telah terjadi.

Namun seorang pejabat Saudi bilang itu sejalan dengan praktek sudah lama dilakukan pemerintah untuk memberikan sokongan keuangan bagi korban kejahatan atau bencana alam. Dia membantah kompensasi itu diberikan agar keluarga Khashoggi tetap bungkam.

"Pemberian kompensasi dan diyat itu bagian dari tradisi dan budaya kami," katanya. "Bukan untuk tujuan tertentu."

Perundingan soal jumlah kompensasi dan diyat dilakukan antara Salah Khashoggi dengan Khalid Khashoggi, adik dari Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, kini menjawab wakil menteri pertahanan.

Salah, bekerja sebagai bankir di Jeddah, menyatakan akan tetap tinggal di negara Kabah itu bersama istri dan anak-anaknya. Sedangkan Abdullah, Nuha, dan Razan - bermukim di Anerika Serikat - berencana menjual rumah pemberian Raja Salman itu.

Beberapa pekan setelah kematian ayahnya, Abdullah Khashoggi menyatakan menuntut pembayaran kompensasi sangat besar. Karena itu dia mengatakan mengincar harta paling berharga dimilik Bin Salman. "Saya ingin lukisan (Salvator Mundi) karya Leonardo Da Vinci," ujarnya merujuk pada karya seni dibeli Bin Salman seharga US$ 450 juta dari balai lelang Christie's di New York pada 2017.

Turki, CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat), dan Senat Amerika meyakini Bin Salman memberi perintah untuk membunuh Khashiggi. Sebab tujuh dari 15 anggota tim pembunuh merupakan pengawal pribadinya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Jamal Khashoggi akui Saudi adalah penyebar ajaran Islam tidak toleran dan ekstrem

Khashoggi bilang, "Apakah negara saya (Arab Saudi) bertanggung jawab karena membiarkan dan bahkan mendukung radikalisme?" Ya dan mereka mesti bertanggung jawab atas hal itu."

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Amerika beri sanksi terhadap 18 pembunuh Khashoggi kecuali Bin Salman sebagai pemberi perintah

Blinken menyatakan 18 orang itu tidak boleh memasuki Amerika hingga waktu tidak ditentukan. Sedangkan Departemen Keuangan Amerika mengatakan akan membekukan aset mereka di Amerika atau aset mereka dikontrol oleh warga Amerika.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.





comments powered by Disqus