kabar

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

05 April 2019 22:01

Sekitar 80 warga Indonesia pernah bergabung dengan milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) terjebak di sebuah kamp pengungsi di wilayah Kurdi, Suriah, dekat perbatasan Turki. 

Seorang sumber keamanan hari ini mengungkapkan kepada Albalad.co, sebagian besar dari 80 orang itu adalah perempuan dan anak-anak. 

"Kami kesulitan masuk ke kamp itu karena harus melewati berbagai milisi tidak saling akur," kata sumber itu. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan perlu waktu panjang untuk memverifikasi apakah 80 orang itu benar-benar warga Indonesia. Setelah terverifikasi tahap selanjutnya adalah memastikan seberapa bahaya pemahaman radikal mereka kalau dipulangkan ke Indonesia.

 

Kamp Al-Haul di Provinsi Hasakah, utara Suriah. (CNN)

300 keluarga anggota ISIS asal Indonesia masih berada di kamp Kurdi

Seratus kombatan ISIS kabur dari kamp Al-Haul.

Muhammad Botachbaqut alias Abu Yusuf al-Belgiki bersama Yasin Cheikhki alias Abu Talha al-Belgiki, dua anggota ISIS kabur dari tahanan pasukan Kurdi di Ain Isa, utara Suriah. (Rojava Information Center)

Dua anggota ISIS kabur dari tahanan setelah Turki gempur Ain Isa

Erdogan kemarin memutuskan menghentikan invasi ke Suriah selama lima hari.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.

Jihadis ISIS asal Indonesia Abu Muhammad al-Indunisi berpose sebelum melakukan serangan bunuh diri di Kota Palmyra, Suriah. (Al-Masdar News)

Bahrumsyah masih hidup

"Setahu kami, dia (Bahrumsyah) masih hidup," kata Sidney.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Anak Raja Salman buka tempat judi di Jeddah

"Banyak pangeran Saudi berperilaku bobrok," ujar mantan pengawal pribadi keluarga kerajaan Saudi. "Kegemaran mereka berpesta seks dengan pelacur, bermain judi, dan memakai narkotik." Sila baca:

19 Oktober 2019

TERSOHOR