kabar

Modal Netanyahu menangkan pemilihan umum Israel

Sesuai arti nama Netanyahu, semua prestasi diplomasi dia raih adalah pemberian Tuhan.

09 April 2019 09:40

Israel menggelar pemilihan umum hari ini dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dari Partai Likud berusaha terpilih lagi untuk kelima kalinya.

Meski dibelit tiga kasus korupsi, Netanyahu masih memiliki kesempatan menang. Kelihaiannya berdiplomasi telah menghasilkan sejumlah prestasi hebat dan ini menjadi modal buat Bibi - sapaan akrabnya - mengalahkan mantan Panglima Angkatan Bersenjata Benny Gantz.

Berikut prestasi Netanyahu dalam diplomasi internasional:

Kian mesranya hubungan Israel dengan dunia Arab

Hanya di era Netanyahu, hubungan Israel dengan negara-negara Arab makin mesra. Bahkan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, menurut sumber Albalad.co dalam lingkungan istana, pada September 2017 memimpin sebuah delegasi berkunjung ke Ibu Kota Tel Aviv dan bertemu Netanyahu.

Pada 26 Oktober tahun lalu, Netanyahu melawat ke Oman dan bertemu Sultan Qabus bin Said. Dua hari kemudian, Menteri Olahraga dan Kebudayaan Israel Miri Regev Ahad lalu mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA).

Miri datang buat menghadiri kejuaraan judo digelar di Ibu Kota Abu Dhabi, di mana satu atlet judo Israel memperoleh medali emas. Kompetisi ini menarik perhatian khusus lantaran lagu kebangsaan Israel, Hatikvah, pertama kali dimainkan di UEA.

Bahrain menyatakan bakal membina hubungan diplomatik dengan negara Zionis itu.

Pengakuan Amerika terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada awal Desember tahun lalu mengakui Yerusalem secara keseluruhan menjadi ibu kota Israel. Padahal pengakuan ini bertentangan dengan hukum internasional.

Pengakuan Amerika itu sejalan dengan klaim Israel, Yerusalem adalah ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina, seperti tertuang dalam Hukum Dasar Yerusalem, disahkan oleh Knesset (parlemen Israel) pada 1980.

Pengakuan atas Yerusalem itu diikuti oleh pemindahan Kedutaan Besar Amerika dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei 2018, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Bintang Daud tersebut.

Pemindahan Kedutaan Amerika itu sesuai amanah Jerusalem Embassy Act, ditandatangani Presiden Bill Clinton pada 1995.

Pengakuan Amerika atas Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel

Meski statusnya diduduki oleh Israel, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 25 Maret lalu menandatangani surat keputusan menyatakan pengakuan terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan negara Zionis itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut hadir saat Trump meneken surat keputusan kontroversial ini di Gedung Putih. Keduanya kemudian menunjukkan kepada wartawan surat keputusan presiden baru ditandatangani itu.

Israel mencaplok Golan dari Suriah setelah menang Perang Enam hari pada 1967. Namun masyarakat internasional tidak mengakui pendudukan negara Bintang Daud itu atas Golan. Meski begitu, Israel secara sepihak mengesahkan Undang-undang dataran Tinggi Golan pada 1981.

Penetapan Garda Revolusi Islam Iran sebagai organisasi teroris

Sehari menjelang pemilihan umum di Israel, Presiden Trump menetapkan pasukan elite Iran, IRGC (Korps Garda Revolusi Islam), termasuk Brigade Quds dipimpin oleh Qasim Sulaimani, sebagai organisasi teroris.

Dia menyebut Garda Revolusi Islam bukan saja penyokong terorisme tetapi juga aktif berpartisipasi dalam mendanai dan mempromosikan terorisme sebagai alat kenegaraan. "IRGC adalah alat utama pemerintah Iran dalam mengarahkan dan melaksanakan kampanye teroris globalnya," kata Trump dalam keterangan tertulis dilansir Kantor Sekretaris Pers Gedung Putih.

Trump menekankan ini kali pertama Amerika menjadikan institusi pemerintah asing sebagai organisasi teroris. Dia meyakini langkah itu bakal memberikan tekanan maksimum terhadap rezim berkuasa di Iran.  

Sesuai arti nama Netanyahu, semua prestasi diplomasi dia raih adalah pemberian Tuhan. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu gagal bentuk pemerintahan koalisi, Israel gelar pemilihan umum lagi pada 17 September

Ini kali pertama dalam sejarah Israel, calon perdana menteri tidak berhasil membentuk pemerintahan koalisi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu tetapkan lokasi pembangunan permukiman Donald Trump di Golan

Trump menandatangani surat pengakuan negara adikuasa itu terhadap Golan sebagai wilayah Israel pada 25 Maret lalu, disaksikan oleh Netanyahu di Gedung Putih.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu sekeluarga pelesiran ke Golan

Israel akan membangun permukiman baru Yahudi di Golan, diberi nama permukiman Donald Trump.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu menang lagi dalam pemilihan umum

Dia akan menjadi perdana menteri untuk kelima kali.





comments powered by Disqus