kabar

Presiden Sudan lengser

Basyir sudah berkuasa 30 tahun.

11 April 2019 14:10

Presiden Sudan Umar al-Basyir dikabarkan telah bersedia untuk lengser setelah didera demonstrasi besar-besaran sejak Desember tahun lalu.

"Dia kemungkinan sudah meletakkan jabatan tapi belum ada pengumuman resmi," kata Sekretaris Jenderal Partai Kongres Sudan Khalid Umar kepada Albalad.co. Dia menambahkan pihak militer segera menyampaikan pengumuman penting. 

Unjuk rasa besar-besaran melanda Sudan mulanya dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar dan pangan, kemudian berkembang menjadi protes menuntut Basyir mundur. 

Kalau kabar ini benar, Basyir mengakhiri kekuasaannya setelah 30 tahun.

 

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

KBRI Khartum siapkan cadangan logistik buat sepekan

Meski terjadi kudeta dan situasi politik memanas, pencoblosan bagi warga Indonesia tetap dilaksanakan hari ini.

Revolusi meletup di Sudan sejak 19 Desember 2018. (Twitter)

Militer Sudan kudeta Presiden Basyir

Dewan militer mengambil alih kekuasaan selama dua tahun.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Ribuan demonstran protes duduk di luar istana Presiden Sudan

Basyir menolak tuntutan demonstran. Dia bilang kaum oposisi harus menumbangkan kekuasaannya melalui pemilihan umum.

Revolusi meletup di Sudan sejak 19 Desember 2018. (Twitter)

Satu demonstran Sudan tewas di tahanan intelijen

Dua pekan lalu, seorang mahasiswa meninggal dalam tahanan badan keamanan di Ibu Kota Khartu





comments powered by Disqus