kabar

Mantan Presiden Basyir huni sel berpenyejuk udara

Basyir ditangkap dan bakal diadili dengan dakwaan kasus pencucian uang setelah aparat intelijen militer menemukan fulus lebih dari Rp 98 miliar dari kediamannya di Khartum.

23 April 2019 13:39

Mantan Presiden Sudan Umar al-Basyir mendekam dalam sel berfasilitas sebuah televisi, satu penyjuk udara, dua ranjang dan dua kursi, seperti dilansir surat kabar lokal Al-Intibaha.

Sejumlah sumber bilang kepada koran itu, 17 bekas pejabat pemerintah juga mendekam dalam penjara Kobar di Ibu Kota Khartum, namun sel mereka huni tidak dilengkapi fasilitas seperti selnya Basyir.  

Sebelum Basyir, sel berpenyejuk uadara itu dihuni mantan kepala badan intelijen Sudan Mayor Jenderal Salah Abdullah Gosy.

Junta militer Sudan melarang Basyir menggunakan telepon seluler sejak dia dipindah dari sebuah rumah pada 17 April lalu, tempat di mana dia ditahan sehabis dikudeta enam hari sebelumnya.

Basyir ditangkap dan bakal diadili dengan dakwaan kasus pencucian uang setelah aparat intelijen militer menemukan fulus lebih dari US$ 7 juta (Rp 98 miliar) dari kediamannya di Khartum.

Ribuan demosntran berunjuk rasa di luar istana Presiden Sudan Umar al-Basyir sejak Sabtu, 6 April 2019. (CNN)

Mantan Presiden Umar al-Basyir didakwa korupsi

Dia berjalan dengan wajah cemberut setelah jaksa membacakan dakwaan.

Stasiun pengisian bahan bakar di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Sudan Tribune)

Semua warga Indonesia di Sudan dalam keadaan aman

Situasi di Khartum dan Sudan secara keseluruhan tidak mencekam seperti dilansir media-media Barat.

Milisi Janjawid beroperasi di Ibu Kota Khartum, Sudan. (Twitter)

Mogok umum dimulai di Sudan

Penduduk Khartum bilang kepada Middle East Eye, situasi di jalan tidak aman. Dia merasa suasana sekarang seperti tahanan rumah massal.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Tentara serbu demonstran duduk di Khartum tewaskan 100 orang

Paramiliter memperkosa perempuan, menembaki dan memukuli warga si[il tidak bersenjata.





comments powered by Disqus