kabar

Rakyat Mesir setuju Presiden Sisi menjabat hingga 2030

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2014, Sisi telah menahan 60 ribu aktivis.

24 April 2019 14:10

Berdasarkan referendum digelar selama Sabtu-Senin, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mesir kemarin mengumumkan hampir 90 persen suara menyatakan mendukung perubahan konstitusi. Namun hanya 44 persen pemilih berpartisipasi dalam plebisit itu.

"Perubahan-perubahan ini efektif dari sekarang sebagai konstitusi baru kalian," kata Ketua KPU Lasyin Ibrahim dalam jumpa pers disiarkan secara nasional oleh stasiun televisi pemerintah. Dia menambahkan lebih dari 23,4 juta pemilih menyokong amandemen undang-undang dasar.

Perubahan itu termasuk pasal 241 memberikan waktu dua tahun lagi bagi Presiden Abdil Fattah as-Sisi untuk mengakhiri masa jabatannya menjadi 2024. Dia juga boleh ikut pemilihan presiden lagi untuk periode enam tahun berikutnya.

Pasal lainnya memberikan kewenangan kepada Sisi untuk menunjuk satu atau lebih wakil presiden, hakim-hakim senior, jaksa agung dan ketua Mahkamah Konstitusi.

Kelompok sekuler dan islamis kemarin menolak amandemen konstitusi itu. Kubu Al-Ikhwan al-Muslimun menilai perubahan ini sebagai kudeta baru dilakukan oleh Sisi, setelah sebelumnya menggulingkan Presiden Muhammad Mursi pada awal Juli 2013.

Sejak terpilih sebagai presiden pada 2014, Sisi telah menahan 60 ribu aktivis politik.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus