kabar

Bin Salman larang pangeran-pangeran tidak setia pergi keluar negeri

Masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.

25 April 2019 17:45

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman telah melarang para pangeran dianggap tidak setia bepergian ke luar negeri.

"Mereka dilarang termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan mantan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif," kata sumber Albalad.co dalam istana hari ini. Dia menambahkan para pangeran telah dibebaskan dari tahanan Ritz Carlton juga harus mengenakan gelang kaki supaya mudah diawasi.

Sebagai ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Bin Salman selama November 2017 hingga Januari 2018 memerintahkan penangkapan dan penahanan sekitar 200 pangeran, konglomerat, dan pejabat dengan tuduhan terlibat korupsi. Para tahanan elite ini harus mendekam dalam hotel mewah Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh.

Mereka dibebaskan akhir Januari tahun lalu lantaran bersedia menandatangani surat pengakuan bersalah dan menyerahkan sebagian hartanya sebagai syarat.

Meski begitu, menurut sumber Albalad.co, masih ada sekitar seratus anggota keluarga kerajaan menghuni penjara bawah tanah di istana Bin Salman.  

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.





comments powered by Disqus