kabar

Hingga akhir 2019, Perang Yaman akan tewaskan 233 ribu orang

Satu anak tewas akibat perang dan dampaknya tiap sebelas menit 54 detik. Hingga akhir 2019, 140 ribu anak di Yaman akan terbunuh akibat perang dan dampaknya.

28 April 2019 16:25

Sampai akhir tahun ini, perang di Yaman bakal membunuh sekitar 102 ribu orang, menurut laporan penelitian disusun Universitas Denver dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Namun korban meninggal akibat kelaparan, penyakit, kekurangan klinik kesehatan, dan lainnya - merupakan dampak dari perang -jumlahnya lebih banyak, yakni 131 ribu orang. Kalau digabung, korban terbunuh akibat Perang Yaman adalah 233 ribu orang atau 0,8 persen dari total 30 juta penduduk negara Ratu Saba itu.

Dalam laporan 68 halaman berjudul Menilai Dampak Perang terhadap Pembangunan di Yaman itu, para peneliti menyebutkan palagan berlangsung sejak 2015-2019 akan merugikan Yaman sebesar US$ 89 miliar (Rp 1.262,5 triliun). "Ini salah satu kerugian terbesar dari konflik internal sejak berakhirnya Perang Dunia," kata Jonathan Moyer, asisten profesor sekaligus pemimpin tim riset soal dampak Perang Yaman.

Menurut dia, sebagian besar korban tewas dalam Perang Yaman adalah anak-anak berusia di bawah lima tahun. Laporan itu menyebutkan satu anak tewas akibat perang dan dampaknya tiap sebelas menit 54 detik. Hingga akhir 2019, 140 ribu anak di Yaman akan terbunuh akibat perang dan dampaknya.

Kalau perang antara pasukan koalisi Arab Saudi dan milisi Al-Hutiyun ini berlanjut hingga 2030, jumlah korban meninggal bakal mencapai 1,8 juta orang dengan kerugian sebesar US$ 657 miliar (Rp 9.320,5 triliun). Selain itu, 84 persen rakyat Yaman akan kekurangan gizi dan 71 persen hidup dalam keadaan sangat miskin.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric memperingatkan perang masih berlangsung saat ini telah mebuat pembangunan di Yaman mundur 21 tahun. "Jika perang diperkirakan berakhir pada 2022, pembangunan mengalami kemunduran 26 tahun, hampir satu generasi," ujarnya.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Gelombang serangan udara hantam Riyadh

Arab Saudi keteteran menghadapi Al-Hutiyun.

Seorang anak penderita kolera di Yaman tengah dirawat. (Al-Jazeera)

Arab Saudi minta para pejabat Yaman tinggalkan hotel paling lambat akhir bulan ini

Selama lima tahun, pemerintah Saudi menanggung akomodasi dan pengeluaran sejumlah pejabat Yaman tinggal di hotel dan apartemen.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Milisi Al-Hutiyun sandera dua pilot dan empat tentara Arab Saudi

Perang Yaman ini telah menewaskan lebih dari seratus ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya terbelit kelaparan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

bocah gaza

Bocah 12 tahun di Mesir meninggal saat bermain PUBG

Hasil pemeriksaan awal tim dokter menyimpulkan bocah malang itu menemui ajal lantaran tekanan darah tinggi naik tiba-tiba.

01 Oktober 2020
Emir Kuwait wafat
29 September 2020

TERSOHOR