kabar

Iran eksekusi mati dua remaja lelaki secara rahasia

Keluarga Mahdi dan Amin mendapat jatah kunjungan ke penjara saban Rabu tapi tidak pernah diberitahu anak mereka divonis hukuman mati.

02 Mei 2019 21:50

Iran secara rahasia telah menghukum mati dua remaja lelaki berusia di bawah 18 tahun.

Amnesty International Senin lalu mengungkapkan eksekusi dilakukan terhadap Mahdi Sohrabifar dan Amin Sedaghat, pada kamis pekan lalu di Kota Syiraz itu dilakukan tanpa memberitahu pihak keluarga mereka.

Mahdi dan Amin ditangkap saat berumur 15 tahun atas tuduhan pemerkosaan. Keduanya merupakan saudara sepupu.

Di tubuh keduanya terdapat bekas cambukan. Sejak 2017, Mahdi dan Amin ditahan di pusat pembinaan anak-anak dan remaja namun dipindahkan ke Penjara Adelabad di Syiraz, sehari sebelum hukuman mati dilaksanakan.

"Kelihatannya mereka (pihak berwenang di Iran) secara kejam menyembunyikan vonis hukuman mati mereka selama dua tahun, mencambuk mereka di saat terakhir, dan mengeksekusi mereka secara rahasia," kata Philip Luther, Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

Keluarga Mahdi dan Amin mendapat jatah kunjungan ke penjara saban Rabu tapi tidak pernah diberitahu anak mereka divonis hukuman mati.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 

Keadaan marnas pasunan Amerika Serikaf di oangjalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, setelah diserang peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (CNN)

Serangan Iran bikin sebelas tentara Amerika gegar otak

Ketika serbuan peluru kendali Iran datang, sebagian tentara Amerika sudah diungsikan ke luar markas dan sisanya berlindung di dalam bunker.





comments powered by Disqus