kabar

Iran eksekusi mati dua remaja lelaki secara rahasia

Keluarga Mahdi dan Amin mendapat jatah kunjungan ke penjara saban Rabu tapi tidak pernah diberitahu anak mereka divonis hukuman mati.

02 Mei 2019 21:50

Iran secara rahasia telah menghukum mati dua remaja lelaki berusia di bawah 18 tahun.

Amnesty International Senin lalu mengungkapkan eksekusi dilakukan terhadap Mahdi Sohrabifar dan Amin Sedaghat, pada kamis pekan lalu di Kota Syiraz itu dilakukan tanpa memberitahu pihak keluarga mereka.

Mahdi dan Amin ditangkap saat berumur 15 tahun atas tuduhan pemerkosaan. Keduanya merupakan saudara sepupu.

Di tubuh keduanya terdapat bekas cambukan. Sejak 2017, Mahdi dan Amin ditahan di pusat pembinaan anak-anak dan remaja namun dipindahkan ke Penjara Adelabad di Syiraz, sehari sebelum hukuman mati dilaksanakan.

"Kelihatannya mereka (pihak berwenang di Iran) secara kejam menyembunyikan vonis hukuman mati mereka selama dua tahun, mencambuk mereka di saat terakhir, dan mengeksekusi mereka secara rahasia," kata Philip Luther, Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

Keluarga Mahdi dan Amin mendapat jatah kunjungan ke penjara saban Rabu tapi tidak pernah diberitahu anak mereka divonis hukuman mati.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.





comments powered by Disqus