kabar

Putri mendiang presiden Iran tolak kewajiban berjilbab

Faizah Hasyimi berpartisipasi dalam unjuk rasa besar-besaran antipemerintah pada 2009.

07 Mei 2019 11:05

Faizah Hasyimi, mantan anggota parlemen sekaligus putri dari mendiang Presiden Iran Akbar Hasyimi Rafsanjani, menolak kebijakan negara mewajibkan jilbab bagi kaum hawa di muka umum. 

"Semakin ditekan kian banyak yang menolak agama dan makin banyak menentang jilbab (dalam masyarakat Iran)," kata Faizah dalam wawancara khusus dengan kantor berita Borna.

Dia menambahkan banyak pula tokoh agama menentang kewajiban berjilbab.

Faizah mencontohkan kebijakan pemerintah melarang penggunaan antena parabola. Kenyataannya, banyak rakyat Iran memakai parabola. "Ketika sebuah hukum tidak diakui oleh warganya, maka ia kehilangan pengaruhnya."

Faizah adalah anak bungsu dari Akbar Hasyimi Rafsanjani, menjabat presiden Iran selama 1989-1997. Rafsanjani merupakan orang dekat dari pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatullah Khomeini. 

Faizah Hasyimi telah menjadi tokoh kontroversial sejak memasuki dunia politik dan menjadi anggota parlemen pada 1996. 

Ketika tokoh reformis berkuasa pada 1997, Faizah menerbitkan surat kabar Zan, berfokus pada hak-hak perempuan. Namun koran itu dilarang terbit oleh kelompok garis keras tujuh bulan kemudian. 

Dia berpartisipasi dalam unjuk rasa besar-besaran antipemerintah pada 2009. Dia dua kali mendekam dalam penjara masing-masing selama setengah tahun karena dituduh melancarkan propaganda antirezim. 

 

 

 

 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ajak rakyat Turki boikot produk Prancis tapi istrinya punya tas Hermes seharga Rp 733 juta

Tas Hermes milik Emine Erdogan seharga enam kali gaji suaminya atau sebelas kali upah minimum rakyat Turki.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.





comments powered by Disqus