kabar

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

20 Mei 2019 20:19

Tiga orang berteman dengan mendiang wartawan Jamal Khashoggi, sudah mendapat arahan keamanan setelah sejumlah badan intelijen meyakini mereka bakal menjadi target pembunuhan oleh Arab Saudi.

Majalah Time melaporkan CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat) Kamis pekan lalu memberikan peringatan ketiga rekan Khashoggi itu terancam dihabisi oleh Arab Saudi. Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

"CIA adalah sumber memberikan peringatan soal ancaman pembunuhan terhadap ketiga orang itu, menurut seorang pejabat intelijen asing," tulis Time. "Baghdadi dan dua teman Khashoggi sudah mendapat arahan mengenai keamanan terkait ancaman ini."

CIA menolak berkomentar saat dihubungi Time.

Time menyebutkan ketiga rekan Khashoggi ini bekerjasama erat dengan Khashoggi dalam proyek hak asasi manusia dan yang sensitif secara politik.

Satu tim beranggotakan 15 warga Arab Saudi menghabisi Khashoggi di dalam kantor Konsulat Saudi di Kota Istanbul, Turki, awal Oktober tahun lalu. Setelah dihabisi mayatnya dimutilasi dan dihancurkan.

CIA bareng Senat Amerika dan Turki meyakini pembunuhan terhadap Khashoggi atas perintah Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Turki mulai adili 20 warga Saudi secara in absentia dalam kasus pembunuhan Khashoggi

"Mereka meminta saya menyalakan tandoor (oven). Mereka kelihatan panik saat itu," kata Zeki Demir.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Polisi Kanada peringatkan pengkritik Saudi akan jadi target pembunuhan Bin Salman

Seorang juru bicara pemerintah Kanada mengakui pihaknya prihatin dengan situasi hak asasi manusia buruk di Arab Saudi.

Salah, putra sulung mendiang Jamal Khashoggi. (Twitter)

Anak Khashoggi dapat vila di Jeddah dan fulus Rp 394 miliar sebagai diyat atas pembunuhan ayahnya

Direktur Eksekutif HUman Rights Watch (HRW) Kenneth Roth mencurigai pemberian maaf oleh keluarga mendiang Khashoggi tidak gratis.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Keluarga Jamal Khashoggi maafkan para pembunuh ayah mereka

Khashoggi dihabisi di dalam kantor Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Mayatnya kemudian dimutilasi dan sampai sekarang Saudi merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.





comments powered by Disqus