kabar

Iran tahan dua diplomat Eropa karena ikut pesta campur

Iran memang melarang menenggak minuman beralkohol atau menggelar pesta dihadiri lelaki dan perempuan bukan muhrim.

02 Juni 2019 21:04

Polisi Iran sempat menahan dua diplomat Eropa lantaran ikut dalam pesta berisi lelaki dan perempuan, merupakan kegiatan dilarang di negara Mullah itu, seperti dilansir kantor berita semiresmi Tasnim kemarin.

Polisi akhirnya membebaskan diplomat Inggris dan Belanda itu Jumat pagi, setelah dipastikan mereka memang pegawai pemerintah asing.

Tasnim menyebutkan pesta terlarang itu digelar di Ibu Kota Teheran, dihadiri sejumlah lelaki dan perempuan, namun tidak dijelaskan apakah dalam pesta itu juga disediakan minuman beralkohol.

Iran memang melarang menenggak minuman beralkohol atau menggelar pesta dihadiri lelaki dan perempuan bukan muhrim.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Kalah main game online, penasihat Bin Salman rusak televisi

Banyak pengguna media sosial mencemooh dan mengecam tindakan Turki asy-Syekh seperti kelakuan anak-anak. 

Riyadh, Arab Saudi. (wikimedia commons)

Penderita Covid-19 di Arab Saudi tembus 80 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 14.978 orang, termasuk 199 meninggal.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Ayah penggal kepala anak perempuannya berumur 13 tahun di Iran demi jaga kehormatan keluarga

Pembunuhan demi menjaga kehormatan keluarga menjadi hal lazim di beberapa negara berpenduduk mayoritas muslim, terutama di dunia Arab.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Ketambahan 1.815 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 78.541 orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 14.830 orang, termasuk 194 meninggal.





comments powered by Disqus