kabar

Arab Saudi pecat tiga imam masjid karena kebebasan berekspresi

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

03 Juni 2019 13:47

Arab Saudi telah memecat tiga ulama dari jabatannya sebagai imam masjid di Buraidah, ibu kota Provinsi Al-Qassim.

Lembaga pemantau hak asasi manusia di Arab Saudi, Prisoners of Conscience, Jumat pekan lalu mengabarkan hal itu melalui akun Twitternya. "Mereka (ketiga imam masjid dicopot dari jabatannya) adalah Syekh Saleh al-Wanyan, Syekh Yusuf al-Uwayid, dan Syekh Ibrahim al-Busaili.

Namun Prisoners of Conscience tidak menyebutkan apak komentar ketiga syekh itu sehingga dipecat dari jabatan imam masjid.

Sejak Pangeran Muhammad bin Salman diangat sebagai putera mahkota pada 21 Juni 2017, Arab Saudi getol menangkapi orang-orang dianggap membangkang terhadap penguasa, termasuk ulama, wartawan, akademisi, aktivis, konglomerat, dan pangeran.

Arab Saudi juga berencana memenggal kepala tiga ulama moderat sehabis Ramadan tahun ini, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari.

Selain itu, negara Kabah ini juga telah menahan dua imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, yaitu Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib dan Syekh Bandar Abdul Aziz Balila.

Saud al-Qahtani (Twitter)

Orang dekat Bin Salman bebas dari dakwaan terlibat pembunuhan Khashoggi

Ketiga orang dinyatakan tidak bersalah itu adalah Saud al-Qahtani merupakan mantan penasihat Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, bekas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul Muhammad al-Utaibi, dan eks wakil kepala badan intelijen Saudi Brigadir Jenderal Ahmad as-Siri.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Lima pembunuh Khashoggi dapat hukuman mati

Kongres Amerika Serikat, CIA, Turki, dan pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan perintah buat membunuh Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi rekrut pegawai Twitter buat mata-matai para pengkritik

Ketiga warga Saudi itu diarahkan oleh seorang pejabat Saudi tidak disebut namanya. Dia bekerja untuk seseorang bersandi Royal Family Member-1, menurut surat kabar the Washington Post adalah Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus