kabar

Iran tutup 547 restoran karena langgar prinsip-prinsip Islam

Pihak berwenang di Teheran kemarin juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan perilaku tidak bermoral melalui pesan ke nomor telepon seluler telah ditentukan.

09 Juni 2019 21:49

Polisi Iran telah menutup 547 restoran dan kafe di Ibu Kota Teheran lantaran melanggar prinsip-prinsip Islam.

Selain itu, menurut Kepala Kepolisian Teheran Husain Rahimi, polisi juga menangkap sebelas orang. "Menjalankan prinsip-prinsip Islam adalah...salah satu tugas dan tanggung utama polisi," katanya.  

Kantor berita Fars melaporkan penutupan itu merupakan hasil dari operasi dilakukan selama sepuluh hari terakhir. Sebanyak 547 restoran dan kafe itu ditutup karena beriklan di Internet, memutar musik ilegal, dan menggelar pesta pora.

Pihak berwenang di Teheran kemarin juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan perilaku tidak bermoral melalui pesan ke nomor telepon seluler telah ditentukan. Tindakan bisa dilaporkan antara lain perempuan tidak berjilbab di dalam mobil, pesta campur lelaki dan perempuan, atau mengunggah konten tidak bermoral di Instagram.

Awal tahun lalu, polisi berpatroli untuk memastikan perempuan di negara Mullah itu berjilbab atau berkerudung di tempat umum. Hasilnya, 29 orang ditangkap sebab melanggar.

Iran mewajibkan kaum hawa berjilbab atau berkerudung setelah Revolusi Islam dipimpin Ayatullah Khomeini berhasil menggulingkan Syah Reza Pahlevi pada 1979.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cegah penyebaran virus corona, Arab Saudi hentikan pelaksanaan umrah

Riyadh juga melarang pelancong asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19 datang ke Saudi.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 19 orang

Virus Covid-19 sudah menginfeksi 139 orang lainnya sejak wabah itu merebak di Iran pekan lalu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 





comments powered by Disqus