kabar

Terpanas sejagat, suhu di Kuwait capai 51,4 derajat Celcius

Mitribah juga menjadi wilayah terpanas di dunia pada 21 Juli 2016 dengan suhu mencapai 54 derajat.

12 Juni 2019 14:52

Kuwait mencatat temperatur tertinggi di dunia dengan suhu di Mitribah, wilayah di utara negara itu, mencapai 51,4 derajat Celcius kemarin, seperti dilansir situs pemantau cuaca dunia El Dorado. 

Mengutip seorang ahli astronomi Arab Saudi, media Kuwait melaporkan suhu di Mitribah Sabtu pekan lalu sebesar 52,2 derajat Celcius. 

Empat wilayah lainnya di Kuwait termasuk dalam daftar 15 wilayah terpanas di Bumi, yakni Sulaibiya (50,9 derajat), Jahra (50 derajat), Abdali (49,6 derajat), dan Bandar Udara Internasional Kuwait (49,5 derajat).

Mitribah pernah menjadi wilayah terpanas di dunia pada 21 Juli 2016 dengan suhu mencapai 54 derajat. 

Pemerintah Kuwait sedang mempelajari rancangan undang-undang untuk mengizinkan kantor pemerintah bagian kerja publik bekerja saat malam. Usulan jam kerja malam buat periode 1 Juni hingga akhir Agustus, masa di mana suhu di Kuwait rata-rata 50 derajat. 

 

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

CEO The Eviation Alice Omer Bar-Yohay memperkenalkan pesawat bertenaga listrik pertama di dunia dalam pameran dirgantara paris Air Show pada 19 Juni 2019. (Screenshot YouTube)

Perusahaan Israel bikin pesawat bertenaga listrik pertama di dunia

Pesawat ini berkapasitas sembilan penumpang dan dua kru dengan daya jelajah maksimal seribu kilometer.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Trump perintahkan serang Iran tapi dibatalkan tiba-tiba

Penyerbuan sudah berjalan di tahap awal. Jet-jet tempur telah terbang menuju target dan kapal-kapal perang sudah dalam keadaan siaga. Tapi belum ada peluru kendali ditembakkan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.





comments powered by Disqus