kabar

Dipaksa nikah, gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Dua dipaksa menjadi istri ketiga dari lelaki berusia setengah abad.

13 Juni 2019 04:41

Dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki lantaran dipaksa menikah oleh orang tua. 

Melalui akun Twitter, Dua binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki (22 tahun) dan adiknya Dalal binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki (21) bercerita mereka kini berada di Turki. 

Kedua perempuan asal Kota Jeddah ini mengaku sangat ketakutan bakal ditemukan ayahnya. Karena itu, mereka meminta pertolongan organisasi hak asasi manusia untuk mendapat suaka di negara lain. 

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Dua mengisahkan alasannya kabur. Dia bilang sang ayah memaksanya menikah dengan lelaki berumur setengah abad dan berpaham radikal. Dua menolak karena akan jadi istri ketiga. "Ayah saya mengatakan apakah kamu kafir?"

April lalu, kakak adik asal Arab Saudi, Maha dan Wafa lari ke Georgia. Keduanya mengaku tidak tahan hidup terlalu dikekang dan kerap disiksa keluarganya. Mereka sudah mendapat suaka ke negara lain namun masih dirahasiakan. 

Rahaf al-Qunun juga beralasan serupa ketika kabur ke Thailand Januari lalu. Perempuan Saudi ini akhirnya mendapat suaka di Kanada. 

Beberapa tahun belakangan, makin banyak perempuan Arab Saudi lari ks negara lain karena tidak tahan hidup terkekang. 

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Laporan intelijen Amerika simpulkan Bin Salman setujui operasi pembunuhan Khashoggi

Keterlibatan Bin Salman kian terbukti lantaran tujuh orang dari 15 anggota tim pembunuhan Khashoggi merupakan anggota pasukan pengawal pribadi Bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Kesehatan Yuli Edelstein berswafoto sehabis disuntik vaksin Covid-19 pada 19 Desember 2020 (Twitter)

Tiga negara sudah terima vaksin Covid-19 gratis dari Israel

Netanyahu mengatakan akan menyumbang vaksin Moderna ke 30 negara. Dia membekukan kebijakan ini karena dipertanyakan banyak pihak.

Kapal kargo MV Helios Ray milik konglomerat asal Israel, Abraham Ungar, pada 26 Februari 2021 dihantam ledakan saat berlayar di Teluk Oman. (Katsumi Yamamoto/MarineTraffic.com)

Ledakan hantam kapal kargo milik konglomerat asal Israel di Teluk Oman

MV Helios Ray adalah milik Ray Shipping Ltd., perusahaan berkantor pusat di Tel Aviv. Pemilik sekaligus pendiri perusahaan itu bernama Abraham Ungar, 74 tahun.





comments powered by Disqus