kabar

Roket Al-Hutiyun hantam bandar udara di Saudi lukai 26 orang

Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi.

13 Juni 2019 15:11

Serangan roket dilancarkan milisi Al-Hutiyun dari Yaman kemarin menghantam Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi. 

Al-Hutiyun, kelompok bersenjata diperangi koalisi Arab Saudi sejak Maret 2015, sebelumnya mengatakan kepada Al-Masirah TV, mereka telah menembakkan sebuah peluru kendali jelajah ke bandar udara di Abha, kota wisata pegunungan berjarak lebih dari 200 kilometer dari perbatasan Yaman. 

Juru bicara pasukan koalisi Arab Kolonel Turki al-Maliki mengungkapkan roket itu menghantam terminal kedatangan kemarin pukul 02:21. Serangan ini mengakibatkan 26 orang luka, termasuk tiga perempuan dari Yaman, Saudi, dan India, serta dua anak Saudi. 

"Delapan orang dirawat di rumah sakit karena cedera sedang," kata Maliki. Sedangkan 18 korban lainnya luka ringan. 

 

 

Kerusakan di terminal kedatangan Bandar Udara Internasional Abha di Arab Saudi akibat serangan roket oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Bandar Udara Abha tewaskan satu orang

Korban meninggal adalah warga Suriah. Insiden ini juga melukai tujuh orang.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Hingga akhir 2019, Perang Yaman akan tewaskan 233 ribu orang

Satu anak tewas akibat perang dan dampaknya tiap sebelas menit 54 detik. Hingga akhir 2019, 140 ribu anak di Yaman akan terbunuh akibat perang dan dampaknya.

Facebook menghapus artikel the New York Times soal gadis kelaparan di Yaman. (Al-Bawaba)

Facebook hapus artikel soal gadis kelaparan di Yaman

Sejatinya, artikel ini mengecam keterlibatan Arab Saudi dan UEA karena menciptakan krisis kemanusiaan terbesar di Yaman.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Argentina selidiki dugaan kejahatan perang anak Raja Salman dalam Perang Yaman

Save the Children mengatakan 85 ribu anak berumur di bawah lima tahun mati kelaparan di Yaman sejak 2015.





comments powered by Disqus