kabar

Twitter tutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki

Detained in Dubai berkampanye untuk keselamatan Dua dan Dalal.

14 Juni 2019 13:01

Twitter telah menutup akun milik dua gadis Arab Saudi kabur ke Turki, Dua binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki dan Dalal binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki. 

Dua dan Dalal lari dari rumah orang tua mereka di Kota Jeddah lantaran dipaksa buat menikah. Keduanya kemarin mengaku sudah berada di Turki. 

Radha Stirling, pendiri sekaligus CEO Detained in Dubai, lembaga non-pemerintah pemantau hak asasi manusia di kawasan Arab Teluk, bilang pihaknya sudah menjalin kontak dengan Dua dan Dalal. 

"Akun @SaveDuaDalal dioperasikan oleh @detainedindubai dan mereka bisa mengakses langsung akun ini untuk memberitahu perkembangan terbaru," kata Radha. 

Dua dan Dalal mengungkapkan paspor dan kartu identitas mereka sudah diambil oleh sang ayah, kini sedang mencari keduanya. Mereka meminta bantuan aktivis dan organisasi hak asasi manusia agar bisa mendapat suaka di negara aman. 

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.





comments powered by Disqus