kabar

Detained in Dubai upayakan dua gadis Saudi kabur dapat suaka

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

16 Juni 2019 05:52

Detained in Dubai, lembaga non-pemerintah pemerhati hak asasi manusia di Timur Tengah, berusaha keras agar dua gadis asal Arab Saudi kabur ke Turki mendapat suaka di negara lain.

Dua binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki dan adiknya, Dalal binti Khalid bin Said asy-Syuwaiki, lari ke Turki lantaran dipaksa menikah dengan seorang lelaki berusia setengah abad dan sudah memiliki dua istri. Mereka juga mengaku kerap dipukuli keluarganya.

Pendiri sekaligus CEO Detained in Dubai Radha Stirling bilang pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dua dan Dalal. Dia menambahkan kakak adik ini kabur dari orang tua mereka saat keluarganya sedang pelesiran di Turki.

"Kami akan bekerja sama dengan UNHRC (Komisi Tinggi Perserikatan bangsa-Bangsa Urusan pengungsi) agara mereka mendapat suaka," kata Radha kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp Jumat lalu. "Juga mnjaga supaya kasus mereka diberitakan media  sehingga mereka tetap aman."

Lewat akun Twitter Kamis lalu, Dua dan Dalal mengaku sangat ketakutan bakal ditemukan ayahnya. Karena itu, mereka meminta pertolongan organisasi hak asasi manusia untuk mendapat suaka di negara lain.

"Ayah saya telah mengambil paspor dan kartu identitas kami," kata Dua. "Dia sedang mencari kami sekarang. Kami dalam bahaya."

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.618 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 83.384 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.272 orang, termasuk 215 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Haji dan dilema Saudi

Ada tiga hal menjadi pertimbangan bagi Raja Salman atau Bin Salman untuk memutuskan jadi tidaknya pelaksanaan haji tahun ini.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

ISIS kecam ulama Saudi mengizinkan penutupan masjid buat cegah Covid-19

Mulai besok, Saudi mencabut larangan salat berjamaah di smeua masjid kecuali di Kota Makkah.





comments powered by Disqus