kabar

Jasad Mursi dikubur diam-diam di Nasr City

Pihak keamanan menolak mengizinkan Mursi dimakamkan di pekuburan keluarga di kampung halamannya, Provinsi Syarqiyah.

18 Juni 2019 23:32

Jasad Muhammad Mursi, presiden pertama Mesir terpilih secara demokratis, dikubur diam-diam pagi hari ini dengan penjagaan sangat ketat oleh aparat keamanan.

Pemakaman ini berlangsung setelah kemarin lelaki 67 tahun itu meninggal dalam ruang sidang, ketika dirinya diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus mata-mata.

Abdul Munim Abdil Maqsud, anggota tim kuasa hukum Mursi, menjelaskan keluarga kliennya menghadiri salat jenazah digelar di masjid dalam Penjara Tora, sebelum mayat Mursi dikuburkan di sebuah pemakaman di kawasan Nasr City, barat Ibu Kota Kairo.

Ahmad, putra Mursi, bilang pihak keamanan menolak mengizinkan Mursi dimakamkan di pekuburan keluarga di kampung halamannya, Provinsi Syarqiyah.

Selama enam tahun mendekam dalam penjara sehabis dikudeta pada awal Juli 2013, Mursi - menderita sakit diabetes dan darah tinggi - kerap ditahan di sel isolasi. Dia juga sangat dilarang menerima kunjungan. Keluarganya hanya tiga kali dibolehkan membesuk.

Seorang pejabat kehakiman Mesir menjelaskan dari balik kandang kaca di ruang sidang, Mursi mengatakan kepada hakim ada banyak rahasia ingin dia bongkar. Tapi hakim menolak permohonan Mursi agar sidang digelar tertutup.   

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Pemerintah Indonesia sampaikan duka cita kepada keluarga Mursi

Jasad Mursi dikubur diam-diam di nasr City, Kairo.

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi. (cnn.com)

Mursi: Saya akan simpan rahasia ini sampai mati

Mursi meninggal akibat serangan jantung.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Mantan Presiden Muhammad Mursi meninggal di ruang sidang

Baru lima menit memberikan keterangan melalui kandang kaca, tempat semua terdakwa berada saat disidang, Mursi pingsan.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Israel dalangi penggulingan Mursi

Israel berkepentingan karena Mursi ingin membatalkan Perjanjian Camp David.





comments powered by Disqus