kabar

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

20 Juni 2019 11:02

Dalam laporannya dilansir kemarin, Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pembunuhan Ekstra Yudisial Agnes Callamard mengungkapkan terdapat bukti kuat dan dapat dipercaya Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman terlibat pembunuhan Jamal Khashoggi.

"Ada bukti kredibel untuk menjamin penyelidikan lebih lanjut terhadap keterlibatan para pejabat senior Saudi, termasuk Putera Mahkota Muhammad bin Salman," tulis Agnes.

Dia menyimpulkan rencana pembunuhan Khashoggi memerlukan koordinasi, sumber daya, dan dana pemerintah Arab Saudi.

Dia bilang investigasi dilakukan oleh Turki dan Arab saudi atas kasus pembunuhan Khashoggi telah gagal memenuhi standar internasional. Dia meminta peradilan terhadap sebelas tersangka dalam perkara tewasnya Khashoggi tengah berlangsung di Arab Saudi dihentikan.    

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika) memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi. Melalui artikel-artikelnya di surat kabar the Washington Post, kolumnis asal Saudi sudah pindah ke Amerika sejak 2017 ini kerap mengkritik kebijakan Bin Salman.

Khashoggi dibunuh dalam kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi di Kota istanbul, Turki. Mayatnya kemudian dimutilasi dan dihancurkan.   


Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

DPR Amerika sahkan beleid berikan sanksi terhadap Bin Salman

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Khashoggi tewas lewat pembunuhan berencana dan diketahui oleh Bin Salman.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi retas telepon seluler pemilik Washington Post

Bin Salman tidak senang dengan koran Washington Post lantaran gencar memberikan pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus