kabar

Perusahaan Israel bisa retas semua jenis iPhone

Cellebrite menolak permintaan Apple untuk membocorkan metode pembobolan.

25 Juni 2019 11:06

Perusahaan asal Israel, Cellebrite, bilang pihaknya dapat meretas semua jenis telepon seluler iPhone dan sebagian Android. 

Pada 2016, FBI (Biro Investigasi Federal Amerika Serikat) memakai perusahaan berkantor di Petah Tikva itu untuk membobol iPhone kepunyaan pelaku penembakan massal di San Benardino, setelah Apple menolak memberi sandi penganan buat meretas iPhone tersangka. 

Cellebrite Senin pekan lalu mengumumkan teknologi buat membobol semua sistem iOS dan Android mutakhir, diberi nama UFED Premium. Mereka mengklaim teknologi itu satu-satu cara dapat dipakai badan keamanan untuk meretas telepon seluler pelaku kejahatan.

UFED Premium mampu menyalin semua data telepon seluler, termasuk konten telah dihapus, untuk dipindahkan ke telepon seluler klien. 

Cellebrite tidak peduli terhadap kritik lantaran menolak memberitahu metode peretasan kepada Apple. Mereka beralasan UFED Premium diciptakan demi keamanan masyarakat. 

"Sistem ini untuk membantu aparat penegak hukum menuntaskan kasus pembunuhan, kejahatan terhadap anak-anak, geng narkotik, ancaman keamanan masyarakat di segala komunitas," kata CMO Cellebrite Jeremy Nazarian dalam wawancara khusus dengan majalah Forbes Maret 2018.

 

James Le Mesurier, pendiri organisasi Helm Putih. (Media sosial)

Pendiri Helm Putih tewas bunuh diri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pekan lalu menuding Le Mesurier memiliki kaitan dengan kelompok-kelompok teroris. 

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Kombatan ISIS terjebak di daerah tak bertuan setelah dideportasi dari Turki

Amerika menolak menerima lelaki itu, Turki juga tidak mau menampung kembali.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Turki mulai deportasi kombatan ISIS ke negara asal

Ankara kemarin memulangkan seorang kombatan ISIS asal Amerika Serikat dan tujuh jihadis ISIS dari Jerman dideportasi hari ini.

Seorang lelaki Arab menusuk tiga pemain teater sedang tampil di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 November 2019. (Supplied)

Penusuk tiga pemain teater di Riyadh ternyata warga Yaman

Polisi mengatakan ketiga korban cedera dalam keadaan stabil. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Pendiri Helm Putih tewas bunuh diri

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pekan lalu menuding Le Mesurier memiliki kaitan dengan kelompok-kelompok teroris. 

13 November 2019

TERSOHOR