kabar

Ilmuwan Israel ciptakan rahim buatan

Para ilmuwan ini berharap rahim buatan itu dapat dijadikan tempat bagi embrio manusia untuk tumbuh dan berkembang.

12 Juli 2019 19:25

Sebuah tim rekayasa biologi dan ahli kandungan dari Universitas Tel Aviv, Israel, telah berhasil menciptakan rahim buatan untuk embrio manusia. 

Para ilmuwan ini berharap rahim buatan itu dapat dijadikan tempat bagi embrio manusia untuk tumbuh dan berkembang.

"Kami sudah mampu menciptakan sebuah model rahim," kata Profesor David Elad. "Langkah selanjutnya adalah meneliti bagaimana agar embrio manusia bisa dimasukkan dan tumbuh di dalam rahim buatan itu."

Elad bilang keberhasilan menciptakan rahim buatan ini merupakan langkah penting untuk mengetahui lebih dalam mengenai proses penciptaan manusia sedari awal. 

Dia menambahkan penelitian soal rahim saat perempuan mengandung terganjal masalah etis dan keterbatasan teknis. Kalau menggunakan rahim binatang tidak mewakili. 

Rahim perempuan terdiri dari tiga lapisan. Lapisan terluar disebut perimetrium, lapisan tengah mengandung otot disebut miometrium, dan lapisan dalam yakni endometrium. 

 

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.





comments powered by Disqus