kabar

DPR Amerika sahkan beleid berikan sanksi terhadap Bin Salman

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Khashoggi tewas lewat pembunuhan berencana dan diketahui oleh Bin Salman.

17 Juli 2019 13:45

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat Senin waktu setempat mengesahkan sebuah undang-undang mengharuskan negara adikuasa itu memberikan sanksi kepada Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman dan para pejabat Arab Saudi lainnya, karena terlibat pembunuhan wartawan surat kabar the Washington Post Jamal Khashoggi. 

Turki, CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika), dan Kongres Amerika telah menyebutkan anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz itu adalah pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi, warga Saudi mengasingkan diri ke Amerika sejak 2017. 

Sebanyak 405 anggota DPR menyetujui beleid diberi nama Undang-undang Akuntabilitas dan Hak Asasi Manusia Arab Saudi itu, sedangkan tujuh anggota lainnya menolak. 

Undang-undang pemberian sanksi terhadap Bin Salman dan pejabat Saudi lainnya itu mesti mendapatkan pengesahan dari Senat, dikuasai Partai Republik. 

Undang-undang diusulkan oleh legislator Tom Malinowski ini mewajibkan direktur Intelijen Nasional mengumumkan nama-nama pejabat Arab Saudi bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi, serta melarang mereka datang ke Amerika. 

DPR Amerika juga mengesahkan undang-undang mengecam penahanan para aktivis perempuan oleh Saudi dan dugaan penyiksaan terhadap mereka. 

Sebuah tim beranggotakan 15 orang, termasuk pengawal Bin Salman, membunuh Khashoggi pada 2 Oktober tahun lalu di dalam kantor Konsulat Jenderal Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki.

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan Khashoggi tewas lewat pembunuhan berencana dan diketahui oleh Bin Salman. 

Sila baca: PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Sekitar sepuluh wartawan berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, 19 Oktober 2018, mengecam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Anak Khashoggi puji kebaikan Bin Salman

Dia membantah sudah membicarakan soal kompensasi dan diyat dengan pemerintah Arab Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi retas telepon seluler pemilik Washington Post

Bin Salman tidak senang dengan koran Washington Post lantaran gencar memberikan pembunuhan Khashoggi.





comments powered by Disqus