kabar

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

19 Juli 2019 23:26

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, dan Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah bertemu dan membahas soal Iran di Washington DC Rabu waktu setempat, di sela acara mengenai kebebasan beragama digelar oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Iran menjadi sorotan internasional setelah bulan lalu Presiden Amerika Serikat memerintahkan meyerbu Iran namun mendadak dibatalkan. Negara Mullah itu membantah tudingan Amerika, Arab Saudi, dan Israel sebagai pelaku serangan sejumlah kapal tanker di Teluk Persia.

Katz dan Khalid juga berpose bareng, sesuatu jarang dilakukan antara pejabat Israel dan Arab. Utusan khusus Amerika untuk Timur Tengah Jason Greenblatt mengunggah foto itu di Twitter dan dibagikan pula oleh Katz.

Greenblatt menggambarkan hal itu sebagai pertemuan bersahabat dan sebuah kemajuan mengagumkan.

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab. "Saya akan terus melanjukan upaya bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk meningkatkan hubungan Israel dengan negara-negara Arab Teluk," kata Katz.

Dia menyatakan dalam pertemuan dengan Khalid, keduanya membahas mengenai Iran, ancaman di kawasan, dan hubungan bilateral. Keduanya sepakat untuk terus melanjutkan kontak.

Sejauh ini belum ada komentar dari Khalid. Seorang sumber diplomatik mengungkapkan Bahrain bakal menggelar pertemuan tentang keamanan maritim juga akan dihadiri Israel.

Seperti kebanyakan negara Arab, Bahrain tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel tapi beberapa tahun belakangan sama-sama antipati terhadap Iran.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

24 Januari 2020

TERSOHOR