kabar

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

20 Juli 2019 13:20

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah menyetujui penempatan pasukan Amerika Serikat di negaranya, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency.

Seorang pejabat di Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengungkapkan penempatan pasukan Amerika itu untuk memperkuat kerjasama demi keamanan dan stabilitas kawasan, serta buat memelihara perdamaian.

Departemen Pertahanan Amerika membenarkan soal penempatan pasukannya di Arab Saudi, bertujuan menambah kekuatan penangkal dalam menghadapi ancaman timbul dan berbahaya.

Keputusan Raja Salman itu berlangsung di tengah menegangnya situasi di Teluk Persia antara Amerika dan Iran.

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz. Allahmorad Afifipour, Ketua Organisasi Pelabuhan dan Maritim di Provinsi Hormozgan, bilang kapal tanker itu ditahan setelah bertabrakan dengan kapal nelayan.

"Kapal tanker itu kini ditahan di Pelabuhan bandar Abbas dan 23 krunya tetap berada dalam kapal hingga penyelidikan rampung," kata Afifipour, seperti dilansir kantor berita semiresmi Fars.

Inggris sebelum sedang mencari tahu kenapa Stena Impero tengah berlayar menuju Arab Saudi mendadak berubah haluan setelah melintasi Selat Hormuz.

Fars kemarin melaporkan Iran juga sempat menahan kapal tanker Mesdar bebrendera Liberia saat berlayat=r di Selat Hormuz. Setelah diperingatkan soal aturan lingkungan, Mesdar dibolehkan melanjutkan perjalanan.

Angkatan Laut Inggris awal bulan ini menangkap kapal supertanker Grace 1, kepunyaan Iran dan berbendera Panama, ketika melintasi Selat Gibraltar, dengan dugaan melanggar sanksi diterapkan kepada Suriah.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Kota Istanbul, Turki. (thstregisistanbul.com)

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.





comments powered by Disqus