kabar

Raja Salman masih utang santunan korban derek di Masjid Al-Haram

Musim haji 2015 juga diwarnai musibah menewaskan lebih dari 2.500 orang, kebanyakan asal Iran, akibat tabrakan arus jamaah di jembatan menuju tempat melempar jumrah.

03 Agustus 2019 15:30

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz hingga kini belum melunasi janjinya memberikan uang santunan kepada korban derek jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah. 

Insiden pada musim haji empat tahun lalu itu menewaskan 111 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya.

"Sampai sekarang belum ada satu korban pun menerima uang santunan dijanjikan Raja Salman, ter masuk dari Indonesia," kata seorang sumber Albalad.co hari ini. 

Beberapa hari setelah sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Raja Salman menjanjikan santunan satu juta riyal kepada keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada korban cedera. 

Selain derek jatuh, musim haji 2015 juga diwarnai musibah menewaskan lebih dari 2.500 orang, kebanyakan asal Iran, akibat tabrakan arus jamaah di jembatan menuju tempat melempar jumrah. Namun sampai sekarang Arab Saudi belum melansir hasil penyelidikan. 

Sumber itu mengungkapkan defisit keuangan dialami Arab Saudi menjadi penyebab uang santunan belum diberikan. Dia menambahkan sejak harga minyak global melorot pada 2014, Saudi menerapkan beragam pajak. 

"Sekarang beli pulsa telepon dikenai pajak," ujar sumber itu. "Parkir di trotoar tadinya gratis kini dikenai pungutan resmi tiga riyal per jam buat mobil."

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus