kabar

Pangeran Arab Saudi peringatkan Bin Salman untuk tidak berperang dengan Iran

Arab Saudi sampai kini masih keteteran menghadapi milisi Al-Hutiyun sokongan Iran di Yaman.

09 Agustus 2019 11:18

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz memperingatkan keponakannya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, untuk tidak melancarkan perang dengan Iran.

"Saya menentang Putera Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman kalau dia memutuskan bergabung dengan aliansi militer Amerika-Inggris untuk melawan Iran," kata adik dari Raja Arab saudi Salman bin Abdul Aziz itu, seperti dilansir The New Khalij.

Dia menambahkan lebih penting bagi Riyadh untuk memperkuat soliditas GCC (Dewan Kerjasama Teluk), beranggotakan Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman ketimbang ikut dalam rencana aliansi militer Amerika serikat-Inggris dalam mengamankan jalur pelayaran kapal tanker minyak di Selat Hormuz.

Ketegangan meningkat di kawasan Teluk Persia setelah dua kapal tanker minyak diserang. Amerika dan Arab Saudi menuding Iran sebagai penyebab. Presiden Amerika Donald Trump sempat memerintahkan menyerang Iran namun mendadak dibatalkan. Perintah serbu itu dikeluarkan setelah negara Mullah menembak jatuh pesawat nirawak Amerika.

Arab Saudi sampai kini masih keteteran menghadapi milisi Al-Hutiyun sokongan Iran di Yaman. Bahkan perang berlangsung sejak maret 2015 itu sudah sampai ke negara Kabah. Abha, Jizan, dan najran kerap menjadi sasaran tembakan roket Al-Hutiyun.

Pangeran Ahmad adalah keluarga kerajaan menyampaikan seruan buat menggulingkan Raja Salman melalui surat terbuka pada 2015, tidak lama setelah Raja Salman naik takhta menggantikan abangnya meninggal, Raja Abdullah bin Abdul Aziz. Dia kembali dari pengasingan di London tahun lalu setelah mendapat jaminan tidak akan dilukai dan dipenjara.

Banyak pangeran Arab saudi menjagokan Pangeran Ahmad sebagai pengganti cocok setelah raja Salman. 

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Adik Raja Salman minta suaka ke Inggris

Pangeran Ahmad Rabu lalu menyatakan Raja Salman dan anaknya bertanggung jawab atas tragedi kemanusiaan di Yaman.

Pelajar asal Arab Saudi, Badr al-Muhim, peraih medali emas di Olimpiade Kimia Internasional ke-50, menolak berdiri di sebelah kontestan dari Israel meraih medali perak, Raz Lotan. (Screenhot Twitter)

Pelajar Arab Saudi menolak berdiri di sebelah kontestan asal Israel

Badr akhirnya memilih berdiri di samping kontestan asal Iran.





comments powered by Disqus