kabar

Raja Fahad perintahkan penulisan benar dalam huruf Latin adalah Makkah

Media Barat kerap menulis dengan Mecca. Bahkan media-media di Indonesia juga beragam menulis: Mekah atau Mekkah.

10 Agustus 2019 00:05

Untuk menghindari perbedaan sekaligus menghormati kota suci itu dan umat Islam, Raja Arab Saudi Fahad bin Abdul Aziz pernah mengeluarkan keputusan penulisan benar dalam huruf Latin adalah Makkah.

Raja Fahad kemudian memerintahkan semua kantr pemerintah dan swasta menulis Makkah dalam huruf Latin.

Media Barat kerap menulis dengan Mecca. Bahkan media-media di Indonesia juga beragam menulis: Mekah atau Mekkah.

Liga Dunia Muslim, organisasi non-pemerintah berpusat di Arab Saudi, juga menyerukan agar penulisan Makkah seperti diperintahkan Raja Fahad itu dipakai di seluruh dunia.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hanya sepuluh ribu orang boleh berhaji tahun ini

Jamaah haji juga boleh berziarah ke makam Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pelaksanaan haji tahun ini khusus bagi penduduk Saudi

Hingga kemarin, terdapat 161.005 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk 1.307 orang meninggal.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sejarawan Makkah sarankan Arab Saudi batalkan haji

Kalau haji dibatalkan Arab Saudi rugi Rp 1.465 triliun.  





comments powered by Disqus