kabar

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

23 Agustus 2019 16:36

Seorang perempuan Arab Saudi, disapa Abir, beberapa hari diserang dan diculik di Kota Istanbul, Turki, seperti dilansir surat kabar Asharq Al-Awsat.

Sejumlah sumber mengungkapkan Abir diserang ketika sedang berjalan sendirian menuju hotel tempat dia menginap bareng suami dan anak-anaknya. Dia sekeluarga datang ke Istanbul untuk berlibur.

Kamera pengintai keamanan menunjukkan seseorang membawa satu botol kecil menyemprotkan cairan ke wajah Abir. Setelah jatuh pingsan, pelaku membawa Abir dari lokasi dan hingga kini belum diketahui nasib dan keberadaannya.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Ankara pekan lalu memperingatkan warganya untuk berhati-hati saat berada di Turki. Mereka diminta menghindari Sisli dan Alun-alun Taksim, dua tempat favorit pelancong asing di Istanbul, setelah matahari terbenam.

Peringatan ini dikeluarkan setelah gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Sisli Sabtu minggu lalu.

Kedutaan Saudi mengatakan satu pria mengalami luka tembak tapi tidak dijelaskan seberapa parah cederanya.

Masyail al-Jalud, perempuan Arab Saudi berumur 33 tahun, pelesiran ke mal di Kota Jeddah mengenakan blus dan rok pada September 2019. (Twitter)

Tolak berabaya, perempuan Saudi pelesiran ke mal pakai blus dan rok

Bin Salman menyebut Islam tidak mewajibkan perempuan berabaya dan berjilbab serba hitam.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Sampai sekarang Riyadh menolak mengungkap di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi disembunyikan.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.





comments powered by Disqus