kabar

Tidak diberi komisi, calo properti gugat mantu Raja Salman

Muhammad Husain menggugat Puteri Nuf binti Khalid bin Abdullah as-Saud senilai Rp 103,7miliar.

26 Agustus 2019 04:11

Menantu dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz digugat sebesar 6 juta pound sterling (Rp 103,7 miliar) ke pengadilan karena tidak mau memberi komisi atas sejumlah transaksi penjualan properti miliknya.

Muhammad Husain, orang kepercayaan keluarga kerajaan Arab Saudi, menuding Puteri Nuf binti Khalid bin Abdullah as-Saud menahan komisi menjadi haknya setelah membantu menjualkan properti kepunyaan Puteri Nuf di London dan Home Counties. Husain mengatakan dirinya berhasil melego sebagian properti Puteri Nuf dengan harga tinggi diluar dugaan.

Puteri Nuf, 54 tahun, adalah janda dari mendiang Pangeran Fahad, putra sulung Raja Salman. Setelah suaminya itu meninggal di usia 46 tahun pada Juli 2001, dirinya mendapat sokongan keuangan dari Raja Salman dan keluarganya sendiri. Dia kerap bolak balik antara Arab Saudi, Amerika Serikat, dan kediamannya di Kensington Selatan (Inggris).

Pada 2004, dia menunjuk Husain - sekretaris pribadinya pernah mengisi jabatan senior di Kedutaan Besar Arab Saudi di London dan kantor pribadi mendiang Raja Fahad dan Raja Salman - untuk menangani penjualan Harewood Estate miliknya seluas 12,14 hektare, berlokasi dekat Ascot. Di atas lahan ini berdiri tiga rumah bak istana dikelilingi taman sangat luas.

Dua agen properti Knight Frank dan Savills menyebut harga pasarannya 22 juta pound sterling (Rp 380 miliar). Mereka kemudian menyarankan Puteri Nuf untuk menjualnya seharga 18 juta pound sterling (Rp 311 miliar) bahkan lalu jatuh di 13 juta pound sterling (Rp 224,7 miliar) lantaran kurang peminat.

Namun Husain, 63 tahun, dia dapat menjual Harewood Estate sesuai harga diinginkan Puteri Nuf.

Dia tahu, sebuah vila dekat Wentworht Park - tidak semewah Harewood Estate - berhasil dijual kepada Boris Berezovsky, merupakan lawan politik dari Presiden Rusia Vladimir Putin, senilai 18 juta pound sterling.

Mayat Berezovsky ditemukan tewas terkunci dalam kamar mandi dengan bekas bekas jeratan tali di lehernya. Meski polisi tidak menemukan bukti dia dibunuh, sejumlah pihak mengklaim Putin adalah dalangnya.

Dalam surat gugatan disebutkan, "Mengetahui ada pengusaha Rusia mencari prperti di wilayah itu ... Tuan Husain menyarankan kepada Puteri Nuf harga pasaran Harewood estate sekitar 25 juta pound sterling (Rp 432 miliar)."

Husain akhirnya mampu menjual Harewood Estate kepada miliarder asal Rusia, Andrey Melnichenko, seharga 25 juta pound sterling pada Desember 2004. Berdasarkan perjanjian dengan Puteri Nuf, Husain mengklaim dirinya berhak atas uang komisi 1,5 persen dari nilai transaksi, yakni 375 ribu pound sterling (Rp 6,5 miliar).

Husain juga berhasil menjualkan kediaman Puteri Nuf, Mortimer House, di Kensington Selatan, seharga 21,5 juta pound sterling (Rp 376,7 miliar) kepada the Wellcome Trust. Atas transaksi ini, Husain bilang dirinya seharusnya dikasih komisi sebesar 66.500 pound sterling (Rp 1,2 miliar).

Husain juga berhasil meyakinkan Puteri Nuf untuk membeli dan merenovasi kembali sebuah kompleks apartemen sebagai investasi menguntungkan. Dia pun diberi mandat untuk itu dan harga apartemen ini sekarang 18,5 juta pound sterling (Rp 324,2 miliar).

Husain, tinggal di Old Winsor, mengatakan sebagai agen dari Puteri Nuf sekaligus manajer proyek apartemen itu, dirinya berhak atas komisi sepuluh persen, yakni 1,85 juta pound sterling (Rp 32 miliar).

Tugas Husain untuk keluarga kerajaan Arab Saudi termasuk menemani mereka pelesiran ke luar negeri dan mendampingi Pangeran Fahad kapan saja kalau diminta. Pada 1997, dia pernah menjadi direktur Eirad, perusahaan menangani kleksi mobil dan benda-benda seni keluarga kerajaan Arab saudi.

Husain juga mengklaim Puteri Nuf masih punya utang kepada dirinya sebesar 3,4 juta pound sterling atas pengeluaran dan remunerasi, uang sewa sebuah properti sebesar 30 ribu pound sterling, di mana Puteri Nuf menempatkan beberapa stafnya.

Total uang digugat Husain kepada Puteri Nuf sebesar 6.079.342,97 pound sterling. Husain mengatakan pada mei 2016, Pangeran Sultan bin Fahad, putra sulung dari Puteri Nuf, berjanji akan melunasi semuanya.

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Pengadilan Paris jatuhkan vonis sepuluh bulan penjara bagi putri Raja Salman

Puteri Hasa binti Salman terbukti terlibat penganiayaan seorang tukang sedang merenovasi apartemennya di Paris tiga tahun lalu.

Musibah jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya. (Arab News)

Raja Salman masih utang santunan korban derek di Masjid Al-Haram

Musim haji 2015 juga diwarnai musibah menewaskan lebih dari 2.500 orang, kebanyakan asal Iran, akibat tabrakan arus jamaah di jembatan menuju tempat melempar jumrah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Pengadilan Paris adili anak Raja Salman

Jaksa menuntut Puteri Hasa dengan hukuman enam bulan penjara dan denda lima ribu euro.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.





comments powered by Disqus