kabar

Ubah kurikulum, Arab Saudi sebut Kekhalifahan Usmaniyah sebagai penjahat dan penjajah

Buku pelajaran menjelek-jelekkan Kekhalifahan Usmaniyah itu dipakai buat kelas dua sekolah menengah pertama.

01 September 2019 13:24

Departemen Kurikulum Kementerian Pendidikan Arab Saudi telah mengubah kurikulum pelajaran sosial dan kewarganegaraan terkait Kekaisaran Usmaniyah.

Dalam buku pelajaran baru untuk pelajar kelas dua sekolah menengah pertama versi baru itu, Arab Saudi mengajarkan Kekhalifahan Usmaniyah sebagai negara penjahat dan penjajah.

Beberapa kejahatan Kekhalifahan Usmaniyah digambarkan dalam buku pelajaran Arab Saudi itu adalah memerangi negara Saudi pertama dan kedua, menyikong beberapa pemimpin suku untuk memberontak kterhadap Raja Abdul Aziz, menghancurkan Diriyah dan kota-kota kecil, termasuk sebagian wilayah Zahran dan Asir. "Kekaisaran Usmaniyah juga menyiksa imam Abdullah bin Saud, mufti terakhir di zaman negara Saudi pertama, kemudian membunuh sang imam setelah dibawa ke Istanbul."

Kurikulum baru itu menyebutkan Kekhalifahan Usmaniyah mengganggu penduduk Al-Ahsa dan Asir, terutama kaum pedagang, Ketika mereka melaprkan kepada Sultan tidak ada tanggapan.

Kekhalifahan usmaniyah juga memaksa agar penduduk Madinah mengungsi sehingga anak-anak mereka bisa direkrut menjadi tentara untuk mendukung Kekhalifahan Usmaniyah dan sekutunya, Jerman, dalam Perang Dunia Pertama. Kekhalifahan Usmaniyah dituduh memcah belah Semenanjung Arab menjadi 15 negara koloni dan memungut upeti secara paksa.

Kurikulum baru Arab Saudi menghina Kekhalifahan Usmaniyah ini memicu kontroversi di Aab Saudi Para pengkritik menilai kurikulum kemauan Putera Mahota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman itu mirip kurikulum bikinan mendiang Presiden Saddam Husain di Irak.

Hubungan Arab-Saudi kerap memburuk lantaran kedua negara bersaing untuk diakui sebagai pemimpin dunia Islam. Relasi keduanya anjlok setelah Turki mendukung Qatar, negara diblokade oleh Arab Saudi bareng Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir.

Permusuhan kian tajam setelah wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi dibunuh dalam Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, awal Oktober tahun lalu. Turki menuding Bin Salman memberi perintah untuk menghabisi kolumnis surat kabar the Washington Post itu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran naik jadi 18 orang

Versi pemerintah hari ini naik menjadi delapan orang mengembuskan napas terakhir.

Kompleks makam Imam Ali Rida di Kota Masyhad, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuwait akan evakuasi 700 warganya dari Iran

Penderita virus Covid-19 muncul di Kota Qom, Iran, Rabu lalu dan telah menginfeksi 28 orang, termasuk lima meninggal.

Seorang gadis di Kota Makkah bernyanyi rap di sebuah kedai kopi. Rekaman videonya menuai kritikan dan kecaman. (Screengrab)

Gadis Makkah bernyanyi rap hebohkan Arab Saudi

Banyak orang menilai rekaman video lagu rap itu menistakan status Makkah sebagai kota suci dan tidak menunjukkan kepribadian gadis Makkah.





comments powered by Disqus