kabar

Zarif sebut sanksi ekonomi diterapkan Amerika merupakan tindakan terorisme

Prinsip penghormatan terhadap kedaulatan wilayah negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain perlu terus dihormati.

06 September 2019 23:55

Menteri Luar negeri Iran Javad Zarif menyebut sanksi ekonomi diterapkan Amerika serikat terhadap Iran sebagai tindakan terorisme.

"Amerika menerapkan kembali sanksi ekonomi ilegal terhadap Iran adalah terorisme ekonomi karena sanksi-sanksi itu menyasar warga sipil Iran," kata Zarif dalam jumpa pers bersama tanpa tanya jawab, usai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta hari ini. "Presiden Trump menyebut hal itu sebagai perang tapi kami menganggap itu terorisme karena menargetkan warga sipil Iran."

Presiden Amerika Donald Trump tahun lalu menarik diri dari kesepakatan soal penghentian program nuklir Iran. Perjanjian ini disepakati antara Iran dengan Amerika dan Uni Eropa pada Juli 2015.

Washington DC kemudian memberlakukan kembali sanks ekonomi terhadap Iran. Entitas terkena sanksi termasuk pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan Garda Revolusi Iran.

Zarif bilang kebijakan itu menunjukkan Amerika tidak ingin memperbaiki hubungan dengan Iran. Bahkan Amerika juga mengancam memberikan sanksi bagi negara-engara lain ingin menormalisasi relasi dengan negara Mullah itu.

Pada pertemuan dengan Retno, Zarif juga menyampaikan komitmen dan kesediaan Iran untuk melakukan dialog dengan negara-negara Arab Teluk. Dia menegaskan keamanan dan perdamaian di Teluk Persia tidak bisa ditentukan oleh pihak luar atau dengan merugikan negara berada di kawasan itu.

Tapi keamanan dan perdamaian di Teluk Persia hanya dapat diciptakan melalui kerjasama dan kebersamaan. Karena itu, Zarif menyerukan kepada negara-negara Aarb Teluk untuk duduk bareng di meja perundingan.

Ketegangan meningkat di Teluk Persia setelah enam kapal tanker meledak di sana pada mei dan Juni lalu. Bulan lalu, Garda Revolusi Iran menangkap kapal tanker Inggris, Stena Impero, di dekat Selat Hormuz karena dugaan pelanggaran hukum laut. Peristiwa ini terjadi dua pekan setelah Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar, menuduhnya melanggar sanksi Uni Eropa terhadap Suriah.

Pertikaian kapal tanker itu telah menyulut Inggris dalam sengketa diplomatik antara negara-negara besar Uni Eropa - ingin mempertahankan kesepakatan nuklir Iran - dan Amerika mendorong kebijakan lebih keras terhadap Iran.

Soal hubungan bilateral, Zarif mengatakan Iran dan Indonesia sama-sama memahami perlu kerjasama di antara negara-negara berkembang untuk mencapai kemajuan melalui saling keterkaitan dan kerjasama bilateral. Menurutnya, Iran dan Indonesia perlu menciptakan sebuah integrasi untuk memimpin negara-negara muslim dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan saling membantu dan bersinergi.

Sebelum melawat ke Indonesia, Zarif sudah mengunjungi ke beberapa negaraAsia, termasuk Tiongkok, Jepang, Malaysia, dan Bangladesh.

Terkait hubungan Indonesia-Iran, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dirinya dan Zarif membahas perkembangan sejumlah kerjasama dan kegiatan dilakukan oleh kedua negara, di antaranya penyelenggaraan konsultasi konsuler kelima berlangsung di Yogyakarta pada 27 Agustus lalu dan dialog tentang hak asasi manusia di Surakarta pada bulan ini.

Retno menyambut baik kemajuan kerjasama bilateral di bidang pemberdayaan perempuan dan kesehatan. Kedua negara juga sepakat meningkatkan perdagangan bilateral.

Retno dan Zarif membahas pula isu Timur Tengah. Retno menegaskan Indonesia ingin melihat Timur Tengah sebagai kawasan damai, stabil, dan sejahtera. "Indonesia meyakini tidak akan ada perdamaian dunia jika tidak ada perdamaian di Timur Tengah. Indonesia mengharapkan semua pihak ikut berkontribusi dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian di Timur Tengah," ujarnya.

Retno menekankan berbagai perbedaan dan konflik di Timur Tengah penting untuk segera diselesaikan melalui dialog. Prinsip penghormatan terhadap kedaulatan wilayah negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain perlu terus dihormati.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Amerika akan batasi pergerakan menteri Iran hanya enam blok di New York

Zarif hanya diizinkan bergerak di area antara markas PBB, kantor perwakilan Iran untuk PBB, dan kediaman duta besar Iran buat PBB.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk Libanon berpose bareng seratus personel angkatan laut pasukan Garuda di depan KRI Usman Harun di Pelabuhan Beirut, 25 Februari 2018. ( Biro Pers Kemlu)

Menteri Retno ajak pasukan Garuda jaga perdamaian di Libanon Selatan

Ini merupakan lawatan kedua menteri luar negeri Indonesia ke pasukan garuda setelah Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda pada 2007, ketika pasukan Garuda pertema kali bertugas di Libanon Selatan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi didampingi Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy rachmianto bertemu Raja Abdullah di Istana Al-Husainiyah di Ibu Kota Amman, Yordania, 4 Oktober 2017. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Menteri Retno dan Raja Abdullah serukan persatuan negara-negara muslim

Keduanya sepakat meningkatkan kerja sama kedua negara dalam menanggulangi terorisme dan radikalisme.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbicara dengan Menteri Luar Negeri Yordania Aiman Safadi, disaksikan Dura Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto dalam pertemuan di Ibu Kota Amman, Yordania, 4 Oktober 2017. (Biro Pers Kementerian Luar Negeri RI)

Menteri Retno: Yordania mitra alami dalam menyuarakan Islam rahmatan lil alamin

Retno dan Aiman setuju tidak ada penyelesaian dalam penyelesaian isu Palestina kecuali solusi dua negara.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

21 Januari 2020

TERSOHOR