kabar

Pengadilan Paris jatuhkan vonis sepuluh bulan penjara bagi putri Raja Salman

Puteri Hasa binti Salman terbukti terlibat penganiayaan seorang tukang sedang merenovasi apartemennya di Paris tiga tahun lalu.

12 September 2019 20:03

Pengadilan di Ibu Kota Paris, Prancis, hari ini menjatuhkan vonis sepuluh bulan penjara bagi Puteri Hasa binti Salman, anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.

Hakim menyatakan kakak tiri dari Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman itu terbukti terlibat dalam penganiayaan seorang tukang sedang memperbaiki apartemen Puteri Hasa di Paris pada 2016. Sang puteri menyuruh pengawal pribadinya untuk memukuli dan menghina tukang itu.

Polisi sempatmemeriksa Puteri Hasa selama dua jam setelah mendapat laporan dari Asyraf Id, tukang bernabi nahas ini. Namun dia kemudian dibebaskan dan kembali ke Arab Saudi tiga hari kemudian.

Puteri Hasa juga tidak pernah menghadiri sidang kasusnya itu. Vonis hakim ini lebih berat ketimbang tuntutan jaksa.

Jaksa menuntut hukuman penjara enam bulan bagi Puteri Hasa dan delapan bulan untuk Rani Saidi. kedua terdakwa juga dituntut denda masing-masing lima ribu euro.

Sila baca:

Hakim Prancis perintahkan tangkap anak Raja Salman

Pengadilan Paris adili anak Raja Salman

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Tidak diberi komisi, calo properti gugat mantu Raja Salman

Muhammad Husain menggugat Puteri Nuf binti Khalid bin Abdullah as-Saud senilai Rp 103,7miliar.

Musibah jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya. (Arab News)

Raja Salman masih utang santunan korban derek di Masjid Al-Haram

Musim haji 2015 juga diwarnai musibah menewaskan lebih dari 2.500 orang, kebanyakan asal Iran, akibat tabrakan arus jamaah di jembatan menuju tempat melempar jumrah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Pengadilan Paris adili anak Raja Salman

Jaksa menuntut Puteri Hasa dengan hukuman enam bulan penjara dan denda lima ribu euro.





comments powered by Disqus