kabar

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.

13 September 2019 15:42

Arab Saudi menangkap seorang ulama lantaran mengkritik kebijakan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, membolehkan konser musik internasional digelar di negara Kabah itu. 

Melalui akun Twitter, kelompok hak asasi the Prisoners of Conscience Rabu lalu mengungkapkan Syekh Umar al-Muqbil, profesor hukum Islam di Universitas Qasim, dibekuk setelah menyebut pelaksanaan konser musik internasional dapat membahayakan budaya Saudi. 

"Apa yang dilakukan GEA (Otoritas Hiburan Umum) akan menghapus budaya asli masyarakat Saudi," kata Prisoners of Conscience.

Saudi telah mengundang artis-artis musik internasional, termasuk Janet Jackson, Mariah Carey, 50 Cent, dan Paul Sean untuk tampil di Saudi. Ini merupakan bagian dari liberalisasi dilakoni Bin Salman. Selain mengizinkan konser musik, negeri Dua Kota Suci itu membolehkan bioskop beroperasi dan penyelenggaraan olahraga serba wah. 

Saudi sebelumnya mengizinkan perempuan menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor. Penonton konser musik antara lelaki dan perempuan bukan muhrim boleh berbaur. 

Penangkapan atas Syekh Umar al-Muqbil merupakan kelanjutan dari penangkapan serampangan terhadap aktivis, wartawan, akademisi, ulama, pangeran, pejabat, dan konglomerat dinilai membangkang sejak Bin Salman diangkat menjadi putera mahkota pada Juni 2017. 

Pengadilan rahasia digelar di Riyadh telah menuntut hukuman mati terhadap tiga ulama tersohor, yakni Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Syekh Ali al-Umari. 

 

 

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi izinkan Netflix tayangkan pornografi asal tidak kritik Bin Salman

Netflix terpaksa menghapus sebuah episode dalam tayangan Patriot Act mengkritik Bin Salman karena ditekan pemerintah Saudi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Hukuman mati dianulir, Saudi vonis lima terdakwa kasus pembunuhan Khashoggi dengan 20 tahun penjara

Saudi mulanya menyangkal telah membunuh Khashoggi, namun Bin Salman akhirnya mengaku bertanggung jawab meski tidak dijadikan tersangka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Bin Salman dijadwalkan ke Indonesia bulan ini

Rencana kunjungan Bin Salman ini muncul di tengah makin mesra serta terbukanya hubungan negara-negara Arab dan muslim dengan Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman tangkap dua pangeran Saudi dengan tuduhan korupsi

Raja Salman telah memecat komandan pasukan koalisi di Yaman Letnan Jenderal Pangeran Fahad bin Turki bin Abdul Aziz dan putranya, Wakil Gubernur Provinsi Al-Jauf Pangeran Abdul Aziz bin Fahad bin Turki, dari jabatannya.





comments powered by Disqus